Alif MH - Info

Thursday, October 29, 2020

Pena Bumi Buat Grup WA "BIMA-DOMPU Peduli" untuk Bantu Pasien Butuh Donor Darah

Bima, AlifMH.info - Dilansir dari berita detik.com, "Karena COVID-19 ini banyak kantor tutup dan orang tidak keluar dari rumah, maka terjadi kekurangan pada dua bulan lalu, mulai bulan puasa," kata Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla atau akrab disapa JK di acara donor darah dalam rangka HUT Polantas di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabat (19/9/2020).


JK mengatakan tiap tahun PMI membutuhkan setidaknya 5 juta kantung darah. Pasokan stok darah diperlukan untuk kegiatan kemanusiaan.


Kekurangan stok darah juga turut dirasakan di NTB, Khususnya Daerah Mbojo (Kota Bima, Kab. Bima dan Kab. Dompu). Seringkali Pasien yang membutuhkan darah di Bima-Dompu tidak dapat terlayani di Rumah Sakit karena kekurangan stok darah.

Pena Bumi Buat Grup WA "BIMA-DOMPU Peduli" untuk Bantu Pasien Butuh Donor Darah
Syuryadin, S.Pd.I


Dalam menghadapi permasalahan tersebut owner Koran Online insidepos.net yang juga menjabat sebagai Ketua PK KNPI Soromandi berinisiatif membuat grup WhatsApp BIMA-DOMPU Peduli, "Tujuannya untuk membantu share kebutuhan donor darah untuk pasien di Bima-Dompu. Jika ada informasi yang berkaitan dengan pasien membutuhkan darah, Mari kita ringankan tangan untuk membagikan di WA group lain dan di FB" ucap Syuryadin, S.Pd.I saat diwawancarai Kamis (29/10/2020).


Syuryadin atau akrab disapa Pena Bumi lanjut menjelaskan, "Group tersebut dikhususkan untuk relawan yang memiliki empati tinggi dan meluangkan waktu untuk membantu sesama".

Pena Bumi Buat Grup WA "BIMA-DOMPU Peduli" untuk Bantu Pasien Butuh Donor Darah


Bagi Masyarakat Mbojo yang ingin bergabung kedalam grup BIMA-DOMPU Peduli dapat mengklik gambar dibawah ini. Terima kasih ...

Pena Bumi Buat Grup WA "BIMA-DOMPU Peduli" untuk Bantu Pasien Butuh Donor Darah

Klik Tulisan ini atau Gambar diatas untuk Bergabung ke Grup WA


ا MF ]

Saturday, October 17, 2020

Rumah Artha Mengajak Masyarakat Bima Mengejar Berkah Jum'at dalam Gerakan Jum'at Berbagi

Arif Munandar (Owner RM. Artha)

Kota Bima, AlifMH.info - Hari Jum'at merupakan hari yang sangat spesial bagi umat muslim karena di hari tersebut adalah Hari raya umat Islam setiap pekan pria diwajibkan untuk Sholat Jum'at berjamah di Masjid, Jum'at juga hari penghapusan dosa dan Hari terbaik untuk bersedekah.


Tidak menyia-nyiakan hari penuh berkah tersebut Rumah Makan Artha sejak Bulan Desember 2019 memulai gerakan membagikan makanan setelah sholat Jum'at kepada jamaah di beberapa Masjid di Kota Bima.

Rumah Artha Mengajak Masyarakat Bima Mengejar Berkah Jum'at dalam Gerakan Jum'at Berbagi  Rumah Artha Mengajak Masyarakat Bima Mengejar Berkah Jum'at dalam Gerakan Jum'at Berbagi

"Selama 5 Bulan pertama, awalnya gerakan berbagi ini belum memiliki nama dan kami niatkan untuk sedekah rutin mengejar berkah Jum'at. Namun, pada bulan Mei 2020 kami menamai gerakan ini menjadi Jum'at Berbagi" ucap Arif Munandar saat diwawancarai Jum'at (16/10/2020) di RM. Artha yang berada di Jl. Soekarno Hatta no. 36, Paruga, Kota Bima.


Pemuda yang biasa disapa Arif itu lanjut menceritakan, "Alhamdulillah ... Sekarang sudah ada 5 donatur yang rutin ikut dalam gerakan ini. Mustahik sedekah juga tidak hanya untuk jama'ah sholat Jum'at saja, juga kepada Santri Pesantren Tahfiz Qur'an dan Kaum Duafa".


"Harapan kami semakin banyak Hamba terbaik Allah yang ikut dalam Gerakan Jum'at Berbagi ini, bersama kita mengejar Berkah Jum'at", lanjut tutur Arif.

Rumah Artha Mengajak Masyarakat Bima Mengejar Berkah Jum'at dalam Gerakan Jum'at Berbagi Rumah Artha Mengajak Masyarakat Bima Mengejar Berkah Jum'at dalam Gerakan Jum'at Berbagi

Terakhir Arif menambahkan, "Untuk Calon Donatur yang ingin ikut dalam gerakan ini dapat menghubungi kami melalui nomor HP ini: +62 823-3920-6345". 


ا MF ]

Thursday, October 8, 2020

Dompu Punya Potensi Pariwisata Mancanegara - Pantai Nanga To'i

Dompu Punya Potensi Pariwisata Mancanegara - Pantai Nanga To'i
Pantai Nanga To'i


Dompu, AlifMH.info - Pantai Nanga To'i merupakan salah satu pantai indah yang berada di Kecamatan Kilo. Dengan pasir putihnya yang mempesona dan kondisi pantai yang bersih membuat pantai tersebut nyaman dikunjungi oleh wisatawan.


Memiliki fasilitas yang memadai seperti ayunan di pinggir pantai, tersedia saung, terdapat flying fox, dan wisatawan juga dapat menyewa perahu boat yang tersedia, membuat pantai yang berada di Desa Lasi tersebut menjadi spot wisata primadona di Kecamatan Kilo.

Dompu Punya Potensi Pariwisata Mancanegara - Pantai Nanga To'i
Pantai Nanga To'i


Saat air laut sedang surut wisatawan makin dimanjakan dengan karang-karang yang kaya dengan biota lautnya, "Pantai Nanga To'i punya potensi untuk menjadi spot pariwisata unggulan di Kabupaten Dompu bahkan di NTB" begitu pendapat salah seorang pengunjung yang biasa disapa Adi Irawan saat diwawancarai Kamis (07/10/2020).


"Yang kurang dari pantai ini adalah Promosi, agar makin banyak wisatawan lokal bahkan mancanegara yang berkunjung ke Kilo sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar", lanjut tutur Adi Irawan yang juga mengajar di SMAN 3 Kilo.


Terakhir Adi Irawan berharap, "Semoga Pemerintah dan juga masyarakat terus semangat mempromosikan Pantai Nanga To'i, Kita harus bangga dengan Daerah kita sendiri".


ا MF ]

Friday, September 18, 2020

Apakah M. Tayeb Harun Tidak Layak Menerima Bantuan Pemerintah ?

Rumah M. Tayeb Harun
Rumah M. Tayeb Harun
Rumah M. Tayeb Harun Rumah M. Tayeb Harun


Kab. Bima, AlifMH.info - Beginilah kondisi rumah M. Tayeb Harun (61 Tahun) seorang warga di Desa Tenga, Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Tinggal di rumah tidak layak huni dengan keadaan apa adanya. Betapa tidak, rumah panggung 9 tiang yang ditempati Tayeb bahkan mengalami kemiringan.

 

Nampak jelas kondisi wajah rumah M Tayeb ini. Semua dinding rumahnya memakai anyaman bambu. Itupun dinding dibagian depan rumahnya alami kerusakan. Belum lagi atapnya memakai genteng yang tidak layak dipakai.

 

"Apa boleh buat, kami tidak memiliki apa-apa. Petani juga bukan. Kami tidak punya tanah dan kebun," kata M Tayeb, diwawancara dikediamannya di Dusun Malino, RT. 04. RW. 02, Desa Tenga, hari Sabat (12/09/2020).

 

Kondisi rumah yang berpotensi roboh membuat lelaki yang berprofesi sebagai buruh tani dan juga pemecah batu ini khawatir. Tinggal bersama istri dan satu anak perempuan serta dua orang cucu, menuntut Tayeb harus bekerja keras.

 

"Demi penuhi kebutuhan keluarga saya bahkan cari uang dengan menjadi buruh tani kebun dan sawah orang dengan upah tak seberapa. Pekerjaan saya tidak menentu. Kalau ada yang ajak kerja ini itu saya kerjakan. Yang penting ada gajinya," sebutnya.

 

Demi memenuhi kebutuhan keluarganya, Tayeb mengatakan, dirinya rela bekerja sebagai buruh apapun. Yang penting yang dia kerjakan bernilai uang dan halal untuk dimakan.

 

"Saya tidak memilih harus kerja apa. Yang penting menghasilkan uang dan anak istri dirumah bisa makan," ungkapnya.

 

Disinggung soal bantuan dari pemerintah, Tayeb mengakui dirinya hanya mendapatkan bantuan Corona dari BLT Desa. Itupun baru dua kali. Sebelumnya kata dia, tidak pernah mendapat program dari pemerintah.

 

Sementara, warga disekitar kediamannya yang rumahnya lebih bagus sering mendapat bantuan pemerintah.

 

Rumah Warga yang Menerima Bantuan Rumah Warga yang Menerima Bantuan

Rumah Warga yang Menerima Bantuan
Rumah Warga yang Menerima Bantuan


"Misalnya PKH, BPNT, Bantuan Ternak Kambing untuk Janda. Padahal anak saya yang janda tinggal serumah dengan saya tidak diberikan bantuan yang sama," sesalnya sembari menambahkan.


Beliau terakhir menambahkan dengan raut wajah sedih "Saya bingung dan ingin mendapat jawaban yang jelas dari pemerintah, Apakah saya belum layak mendapatkan bantuan ?".


ا MF ]

Inspiration

Figure

Techno