July 2026 - Alif MH - Info
بِسْمِ ٱللّهِ ٱلرّحْمٰنِ ٱلرّحِيمِ
Bismillahirrahmanirrahim

Sunday, July 26, 2026

Pembukaan PLP Kelompok 70 Umsida di Balai Desa Sumurgayam Resmi Digelar


Sidoarjo, AlifMH.info — Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Kelompok 70 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar kegiatan pembukaan program di Balai Desa Sumurgayam pada Sabtu (25/07/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan praktik mengajar di madrasah sekaligus praktik pengabdian kepada masyarakat di Desa Sumurgayam.

Acara pembukaan dihadiri oleh perwakilan Kepala Desa beserta perangkat Desa Sumurgayam, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PLP Kelompok 70, perwakilan MI Muhammadiyah 14 Sumurgayam, perwakilan MA Al Islah, Pemuda sumur gayam, serta seluruh mahasiswa Umsida yang akan melaksanakan praktik mengajar di madrasah dan menjalani praktik pengabdian masyarakat di desa tersebut.

Rangkaian kegiatan dipandu oleh pembawa acara yang membuka acara dengan membacakan susunan kegiatan. Selanjutnya, acara diawali dengan pembacaan tilawah Al-Qur'an oleh Huda. Suasana khidmat kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Lidiya dan diikuti oleh seluruh tamu undangan yang hadir.

Kegiatan pembukaan berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, seluruh pihak yang terlibat dapat saling mengenal sebelum mahasiswa menjalankan berbagai aktivitas selama masa PLP dan pengabdian masyarakat di Desa Sumurgayam.


Perangkat Desa dan DPL Berikan Sambutan kepada Mahasiswa PLP

Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan perangkat Desa Sumurgayam, Bapak Muklas. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa PLP Kelompok 70 Umsida yang akan melaksanakan kegiatan di desa tersebut.

Selain memberikan ucapan selamat datang,Bapak Muklas juga menjelaskan gambaran umum serta latar belakang Desa Sumurgayam. Ia memperkenalkan kondisi desa sekaligus menjelaskan adanya perbedaan adat maupun kebiasaan masyarakat setempat agar mahasiswa dapat lebih mudah beradaptasi selama menjalankan kegiatan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan PLP Kelompok 70,Bapak Moch. Bahak Udin By Arifin, M.Pd.I. Beliau menjelaskan bahwa mahasiswa akan melaksanakan dua bentuk kegiatan, yaitu praktik mengajar di madrasah dan praktik pengabdian kepada masyarakat di Desa Sumurgayam.

Pada kesempatan tersebut, beliau juga secara simbolis menyerahkan sekaligus menitipkan mahasiswa kepada pihak desa dan madrasah. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, "Apabila mahasiswa tidak mengikuti aturan yang berlaku, silakan ditegur." Pernyataan tersebut menjadi bentuk komitmen agar mahasiswa dapat menjaga sikap serta menaati tata tertib selama menjalankan kegiatan PLP dan pengabdian masyarakat.


Mahasiswa PLP Paparkan Program Kerja untuk Masyarakat Desa Sumurgayam

Mewakili seluruh mahasiswa, Ketua Kelompok PLP 70, Winne, menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh pemerintah desa, pihak madrasah, dan seluruh pihak yang telah menerima kehadiran mahasiswa Umsida di Desa Sumurgayam.

Dalam sambutannya, Winne berharap seluruh mahasiswa memperoleh arahan dan bimbingan selama pelaksanaan kegiatan. Ia juga menyampaikan secara singkat bahwa mahasiswa telah menyiapkan sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan bersama masyarakat.

Pemaparan program kerja kemudian disampaikan oleh Fahima. Ia menjelaskan bahwa salah satu program unggulan yang akan dilaksanakan adalah Rumah Burung Hantu (RUBUHA) sebagai solusi untuk membantu menangani permasalahan hama di area persawahan Desa Sumurgayam.

Selain itu, mahasiswa juga akan melaksanakan program Rumah Bertumbuh berupa les privat Pendidikan Agama Islam (PAI) dan kegiatan mengajar mengaji. Program lainnya meliputi senam sehat untuk meningkatkan kebugaran masyarakat, kajian pemuda, serta rebranding UMKM melalui pembuatan banner sebagai upaya meningkatkan identitas dan daya tarik usaha lokal.

Setelah pemaparan program kerja selesai, acara dilanjutkan dengan penyematan tanda dibukanya kegiatan PLP yang diwakili oleh perwakilan perangkat desa, DPL PLP Kelompok 70, dan perwakilan mahasiswa sebagai simbol dimulainya pelaksanaan program. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan sebagai bentuk kebersamaan serta awal kolaborasi antara mahasiswa Umsida, pemerintah desa, dan pihak madrasah selama pelaksanaan PLP dan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sumurgayam.

[ ا MH ]

Monday, July 20, 2026

My IPM V2 Dorong Kader Menjadi Pengguna dan Produsen Pengetahuan


Jakarta, AlifMH.info — Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) menghadirkan My IPM V2 sebagai ekosistem digital yang tidak hanya mendukung administrasi organisasi, tetapi juga mendorong kader untuk memproduksi dan menyebarkan pengetahuan.

Platform yang dapat diakses melalui ipm.my.id tersebut menghubungkan layanan keanggotaan, tata kelola organisasi, penyelenggaraan kegiatan, pengembangan potensi, hingga publikasi karya kader.

Versi terbaru My IPM diperkenalkan melalui kampanye “Kuning. Keren.” dengan membawa tampilan yang lebih modern dan pembagian layanan berdasarkan kebutuhan pengguna.

Ketua Umum PP IPM Dany Rahmat Muharram menjelaskan bahwa My IPM V2 dikembangkan sebagai ruang digital bersama bagi seluruh kader Pelajar Muhammadiyah.

“My IPM V2 kami hadirkan bukan hanya sebagai portal informasi, tetapi sebagai ekosistem digital yang menghubungkan kebutuhan kader, organisasi, kegiatan, dan pengembangan pengetahuan dalam satu pintu,” kata Dany.


Digitalisasi Tidak Berhenti pada Administrasi

Transformasi digital dalam organisasi sering kali hanya dipahami sebagai pemindahan dokumen dari bentuk kertas menuju aplikasi. Padahal, teknologi juga dapat digunakan untuk membangun budaya belajar, menulis, dan berbagi gagasan.

My IPM V2 mencoba menghubungkan kedua kebutuhan tersebut. Platform ini menyediakan layanan praktis untuk organisasi sekaligus membuka ruang bagi pengembangan pengetahuan kader.

Layanan Kader IPM digunakan untuk mengelola identitas keanggotaan dan mendukung pemetaan potensi. Kader dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk mengakses data keanggotaan serta mengeksplorasi minat dan bakat.

Org IPM disediakan untuk membantu pengurus dalam mengelola administrasi dan aktivitas kelembagaan. Data organisasi yang sebelumnya tersebar melalui berbagai perangkat dapat diarahkan ke dalam sistem yang lebih terstruktur.

Sementara itu, Event IPM menghubungkan kader dengan berbagai kegiatan. Kader dapat mencari agenda, mendaftarkan diri, serta terlibat dalam program pengembangan yang diselenggarakan oleh pimpinan IPM di berbagai tingkatan.

Pena IPM menjadi salah satu layanan yang menegaskan dimensi pengetahuan dalam ekosistem tersebut. Melalui Pena IPM, kader dapat menulis artikel, membagikan pengalaman, mendokumentasikan kegiatan, dan menyampaikan gagasan mengenai isu pelajar maupun kemasyarakatan.


Membentuk Ingatan Kolektif Organisasi

Keberadaan ruang publikasi memiliki arti penting bagi organisasi kader. Banyak pengalaman dan gagasan yang lahir dari kegiatan organisasi sering berhenti dalam laporan atau dokumentasi internal.

Melalui sistem publikasi yang terhubung, pengalaman tersebut dapat diolah menjadi pengetahuan yang dapat dibaca dan dipelajari oleh kader lain.

Tulisan kader dari satu daerah dapat menjadi referensi bagi kader di wilayah lain. Dokumentasi program juga dapat membantu organisasi mengevaluasi kegiatan dan menghindari pengulangan kesalahan yang sama.

Dalam materi promosinya, My IPM mencantumkan lebih dari 90 ribu anggota dan lebih dari 300 kegiatan. Jika sebagian besar aktivitas tersebut didokumentasikan secara baik, My IPM dapat berkembang menjadi pusat pengetahuan Pelajar Muhammadiyah.

Dany berharap platform tersebut mampu memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar menyimpan data anggota dan kegiatan.

“Kami ingin seluruh kader dapat merasakan manfaat platform ini, mulai dari mengakses identitas keanggotaan, mengikuti kegiatan, mengelola organisasi, sampai menghasilkan karya dan gagasan yang bermanfaat bagi gerakan,” ujarnya.


Menyiapkan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan

PP IPM juga menyiapkan Qalam AI dan Misykat sebagai layanan lanjutan. Kehadiran Qalam AI memperlihatkan upaya organisasi dalam merespons perkembangan kecerdasan buatan.

Teknologi AI dapat membantu kader dalam mencari informasi, mengolah data, menyusun gagasan awal, maupun mendukung proses belajar. Namun, pemanfaatannya tetap harus disertai kemampuan berpikir kritis dan etika digital.

AI tidak seharusnya menggantikan proses berpikir kader. Teknologi tersebut semestinya digunakan sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas pengetahuan dan kerja organisasi.

Karena itu, pengembangan fitur perlu berjalan bersama peningkatan literasi digital. Kader harus memahami cara menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, memeriksa kebenaran informasi, serta menjaga keamanan data.

My IPM V2 memiliki peluang untuk menjadi lebih dari sekadar aplikasi organisasi. Dengan pembaruan data, pengelolaan yang konsisten, dan partisipasi aktif kader, platform ini dapat menjadi ruang pertemuan antara kaderisasi, administrasi, teknologi, dan tradisi intelektual Pelajar Muhammadiyah.

Penulis: Yudhistira Ananta

[ ا MH ]

Friday, July 10, 2026

CSR di Tuban: PT ACS Bekali Petani Sambongrejo Kelola Hasil Panen

Foto bersama acara Workshop Literasi Keuangan

Tuban, AlifMH.info — PT Adiguna Cakra Semesta (PT ACS) menggelar workshop literasi keuangan bertema “Panen Banyak Belum Tentu Sejahtera” bagi masyarakat tani Desa Sambongrejo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, pada Kamis, 09 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 120 peserta ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) di bidang pemberdayaan masyarakat.

Workshop yang berlangsung di Balai Desa Sambongrejo tersebut bertujuan membekali petani dengan kemampuan mengelola hasil panen secara bijak. Peserta berasal dari beragam unsur, mulai dari pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), dan Karang Taruna, hingga Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta tiga kelompok tani setempat.

Dokumentasi pelaksanaan workshop Literasi Keuangan

“Hasil panen yang melimpah adalah anugerah, tetapi baru benar-benar membawa kesejahteraan apabila dikelola dengan bijak. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendampingi petani agar hasil panennya menjadi modal yang terus bertumbuh dari musim ke musim,” ujar Direktur Utama PT ACS, Sugiarti, dalam sambutannya.

Dalam workshop tersebut, peserta diajak mengenali cara menghitung keuntungan panen yang sebenarnya, memisahkan keuangan usaha tani dari kebutuhan rumah tangga, menyisihkan modal untuk musim tanam berikutnya, serta menyiapkan dana cadangan. Materi juga menyoroti bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal dan investasi bodong yang kerap menjerat masyarakat. Mengacu data Otoritas Jasa Keuangan, kerugian masyarakat akibat investasi ilegal telah menembus Rp142 triliun sepanjang 2017 hingga triwulan III 2025.

Penyerahan Plakat Penghargaan dari Kepala Desa Sambongrejo kepada Direktur PT ACS

Desa Sambongrejo dikenal sebagai wilayah agraris dengan komoditas unggulan padi, jagung, dan tembakau, serta menjadi salah satu sentra pohon siwalan (lontar). Belakangan, pertanian di desa tersebut mulai merambah sektor modern seperti budidaya melon hidroponik. Kondisi ini dinilai membuat penguatan literasi keuangan semakin relevan untuk menopang kemajuan usaha tani warga.

Kepala Desa Sambongrejo, Sulasim, menyambut baik kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian PT ACS. Materi seperti ini sangat dibutuhkan warga kami yang sebagian besar menggantungkan hidup dari bertani,” katanya.

Simbolis pembagian sembako kepada peserta workshop

Sebagai penutup rangkaian acara, PT ACS membagikan bingkisan sembako kepada seluruh peserta pelatihan sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan berkelanjutan antara perusahaan dan masyarakat Desa Sambongrejo dalam mewujudkan petani yang lebih sejahtera dan mandiri secara finansial.

[ ا MH ]

Tuesday, July 7, 2026

Swiss German University Raih Peringkat #1 Global untuk Non-Academic Prominence Versi EduRank 2026



Tangerang, AlifMH.infoSwiss German University (SGU) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah pendidikan global. Berdasarkan pemeringkatan terbaru EduRank 2026, SGU berhasil menduduki peringkat pertama di dunia (#1 of 14,131) untuk kategori Non-academic Prominence (Keunggulan Non-Akademik). Pencapaian ini sekaligus menempatkan SGU sebagai perguruan tinggi dengan eksposur dan reputasi non-akademik tertinggi di antara lebih dari 14.000 universitas dari 183 negara yang dinilai oleh EduRank.


Memahami Metodologi Non-Academic Prominence EduRank

EduRank, platform pemeringkatan universitas internasional berbasis data kuantitatif, menyusun peringkatnya melalui tiga pilar utama: 45 persen Research Performance (kinerja penelitian, dihitung dari publikasi dan sitasi ilmiah via basis data OpenAlex), 45 persen Non-academic Prominence (keunggulan non-akademik), dan 10 persen Alumni Score (skor alumni, diukur dari jumlah tampilan halaman alumni di 43 versi bahasa Wikipedia).

Kategori Non-academic Prominence yang menjadi unggulan SGU dinilai dengan pendekatan yang serupa dengan cara kerja mesin pencari modern seperti Google, yaitu dengan menganalisis tautan balik (backlinks) dari situs-situs lain menuju laman utama universitas. Metodologi ini mengukur seberapa luas sebuah universitas dikenal dan dirujuk oleh berbagai pihak di luar lingkungan akademik, mencakup popularitas di media sosial, keterpaparan dalam pencarian daring, serta pengaruhnya dalam dunia industri dan masyarakat luas. EduRank menggunakan data dari Ahrefs, salah satu indeks halaman dan tautan terbesar yang tersedia, sebagai sumber pengukuran ini — bukan berdasarkan survei, opini, atau data yang disediakan langsung oleh universitas yang bersangkutan.

Dengan bobot 45 persen terhadap skor akhir, indikator ini setara pentingnya dengan kinerja penelitian ilmiah, menjadikannya salah satu penentu utama posisi sebuah universitas dalam pemeringkatan global EduRank. Raihan peringkat 1 dari 14.131 universitas pada kategori ini menunjukkan bahwa SGU memiliki jejak digital dan tingkat rujukan dari situs eksternal yang sangat tinggi dibandingkan seluruh institusi pendidikan tinggi yang tercakup dalam basis data EduRank, termasuk universitas-universitas dengan reputasi riset yang jauh lebih besar.


Makna Pencapaian bagi SGU

Peringkat #1 dunia untuk Non-academic Prominence ini merupakan bukti nyata dari visi SGU sebagai universitas yang berorientasi global dan memiliki keterlibatan kuat dengan berbagai pemangku kepentingan di luar dunia akademik. Capaian ini melengkapi posisi SGU secara keseluruhan dalam pemeringkatan EduRank 2026, di mana universitas ini menduduki peringkat #1647 di tingkat global, #429 di Asia, #25 di Indonesia, dan #1 dari 10 perguruan tinggi di Tangerang.

Keunggulan ini juga selaras dengan komitmen SGU untuk terus memperkuat kolaborasi dengan mitra industri, membangun merek institusi yang kuat, serta meningkatkan visibilitasnya sebagai pusat pendidikan unggulan yang tidak hanya diakui secara akademis, tetapi juga memiliki daya pikat dan pengaruh yang signifikan di mata publik global.


Konteks Indikator Lain

Sebagai pembanding, pada dua indikator lain yang membentuk skor keseluruhan, posisi SGU jauh lebih moderat: peringkat 4.001 dari 8.074 untuk Alumni Impact, serta berada di kisaran menengah-bawah pada berbagai bidang riset spesifik seperti Advertising (2.058 dari 3.092) dan Cyber Security (2.473 dari 4.671). EduRank turut mencatat basis data riset SGU mencakup 860 publikasi akademik dan 4.210 sitasi hingga pembaruan data Maret 2026.

Kesenjangan ini menegaskan bahwa keunggulan SGU pada Non-academic Prominence merupakan capaian yang berdiri sendiri, didorong oleh kekuatan reputasi dan visibilitas daring universitas tersebut. Dengan demikian, SGU tidak hanya berupaya unggul dalam penelitian dan publikasi ilmiah, tetapi juga berhasil membangun reputasi dan eksposur non-akademik yang mendunia.

[ ا MH ]

Sumber: EduRank.org, "Swiss German University: Rankings", diperbarui 15 Maret 2026 (https://edurank.org/uni/swiss-german-university/rankings/).

Inspiration

Figure

Techno