Alif MH - Info: Education
بِسْمِ ٱللّهِ ٱلرّحْمٰنِ ٱلرّحِيمِ
Bismillahirrahmanirrahim
Showing posts with label Education. Show all posts
Showing posts with label Education. Show all posts

Saturday, June 13, 2026

Prodi D4 Kecerdasan Buatan & Robotika Gelar Workshop Mobile Robot untuk Siswa SMK, Optimalkan Laboratorium untuk Pengabdian Masyarakat

 

Foto bersama Dosen dan Peserta Workshop

Bogor, AlifMH.info — Sebanyak 20 siswa dari sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mitra mengikuti Workshop Perakitan dan Pemrograman Mobile Robotik yang diselenggarakan oleh Program Studi D4 Kecerdasan Buatan dan Robotika (KBR), Sabtu (13/6/2026). Bertempat di Laboratorium Hardware dan Software Sekolah Vokasi, kegiatan ini bertujuan menjembatani kesenjangan teknologi otomasi di institusi pendidikan menengah sekaligus menjadi bukti optimalisasi sarana prasarana kampus untuk kepentingan publik.

Ketua Program Studi D4 Kecerdasan Buatan dan Robotik, Fikri Adzikri, ST., MT., yang juga bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan, menegaskan bahwa workshop ini merupakan wujud nyata hilirisasi kepakaran dosen di era disrupsi industri.

"Kami melihat banyak sekolah menengah memiliki antusiasme tinggi tetapi terbatas akses terhadap perangkat robotika mutakhir. Melalui skema shared facilities, kami membuka laboratorium dan perangkat mikrokontroler, sensor, dan komponen elektronika lainnya untuk digunakan langsung oleh para siswa. Ini adalah kontribusi nyata Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus pemenuhan standar mutu akreditasi prodi," ujar Fikri saat membuka acara.

Penyampaian Materi Workshop oleh Instruktur


Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 14.00 WIB ini menghadirkan instruktur ahli, Mu'amar Fadlil, ST., MT., CEH. Para peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi langsung merakit robot beroda tiga (obstacle avoidance) dari awal. Mereka mempelajari prinsip kerja sensor ultrasonik yang meniru sistem ekolokasi kelelawar, yaitu mendeteksi rintangan berdasarkan waktu tempuh pantulan gelombang suara (time-of-flight).

"Robot yang kalian buat hari ini adalah miniatur dari Autonomous Mobile Robot (AMR) yang digunakan di industri manufaktur dan logistik. Prinsipnya sama: sense (mendeteksi), think (memproses di ESP32), lalu act (bergerak menghindar). Ini fondasi teknologi otonom yang kelak akan kalian temui di dunia kerja," jelas Mu'amar di hadapan peserta.

Praktik Merakit Mobile Robot "Obstacle Avoidance"

Salah satu siswa mengungkapkan kegembiraannya karena untuk pertama kalinya dapat memprogram logika navigasi robot secara langsung. Dalam sesi inti, peserta diajarkan mengunggah kode program ke mikrokontroler ESP32, mengatur sinyal PWM untuk kecepatan motor, serta menulis logika if-else untuk mengambil keputusan belok saat jarak dengan rintangan kurang dari 30 sentimeter.

Kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi internal program studi. Selain melaksanakan program kerja pengabdian masyarakat, workshop ini menghasilkan bukti empiris pemanfaatan fasilitas laboratorium robotika terapan. Hal tersebut merupakan indikator kinerja krusial dalam instrumen akreditasi program studi vokasi, khususnya terkait keterlibatan Dosen Tetap Perguruan Tinggi (DTPR) dan optimalisasi sarana prasarana PkM.

Penyerahan Sertifikat oleh Ketua Prodi D4 KBR kepada Instruktur 

Pelaksanaan workshop yang didukung penuh oleh tim dosen dan mahasiswa, termasuk Ariel Alfaro, S.Kom., MSI. sebagai koordinator acara dan Adi Susila Putera, S.Kom., M.Kom. selaku koordinator perlengkapan, berjalan interaktif. Setelah sesi perakitan dan pemrograman, robot-robot buatan para siswa diuji coba di lintasan sederhana untuk menguji ketepatan logika penghindaran rintangan.

Simbolis Penyerahan Sertifikat oleh PIC Laboratorium Prodi D4 KBR kepada Peserta


Melalui kegiatan ini, Prodi D4 Kecerdasan Buatan dan Robotik berharap dapat terus mencetak generasi muda yang siap bersaing di era otomasi, sekaligus membuktikan bahwa perguruan tinggi vokasi hadir sebagai solusi bagi tantangan teknologi di masyarakat.

[ ا MH ]

Saturday, May 23, 2026

KMPs ITB Gandeng Nusawater, Gelar Webinar “From Water to Real Impact” untuk Mahasiswa Pascasarjana


Bandung, AlifMH.info — Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Institut Teknologi Bandung (KM Pasca ITB) berkolaborasi dengan Nusawater menggelar webinar bertajuk “From Water to Real Impact: Mengenal Industri Air, Teknologi, dan Peluang Karier Berkelanjutan” pada Jumat, 22 Mei 2026, pukul 19.00 WIB secara virtual melalui platform Zoom.

Kegiatan yang ditujukan bagi mahasiswa pascasarjana ITB ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Sugeng Yulianto dan Fatrian R.R., yang merupakan praktisi di bidang industri air. Webinar ini dirancang untuk membuka wawasan peserta mengenai ekosistem industri air di Indonesia, mulai dari proses pengolahan air bersih dan air limbah, tantangan infrastruktur, hingga peluang karier yang menjanjikan di sektor strategis tersebut.


Air sebagai Isu Strategis dan Peluang Karier

Dalam pemaparannya, Nusawater menyoroti bahwa keamanan air bukan lagi isu yang jauh dari keseharian, melainkan telah menjadi kendala sistemik bagi perkotaan, industri, dan ketahanan karier. Data global menunjukkan bahwa 2,1 miliar orang masih kekurangan akses terhadap air minum yang terkelola dengan aman, serta 25 negara menghadapi tekanan air yang sangat tinggi setiap tahunnya.

Indonesia sendiri menghadapi paradoks: meskipun kaya akan sumber daya air, kualitas, kontinuitas, dan keamanan air masih menjadi tantangan besar. Hanya 20,49 persen penduduk yang memiliki akses terhadap air minum terkelola dengan aman pada 2023, meskipun akses terhadap sumber air yang lebih baik mencapai 92,64 persen pada 2024.

Webinar ini juga menyoroti bahwa limbah cair merupakan peluang yang selama ini terabaikan. Secara global, 42 persen air limbah rumah tangga belum diolah dengan aman, dan 113 miliar meter kubik air limbah dilepaskan tanpa pengolahan yang memadai. Industri air, menurut Nusawater, bukan sekadar proses instalasi pengolahan, melainkan sistem siklus penuh yang mencakup sumber air, pengolahan, distribusi, penggunaan, pengolahan limbah, hingga daur ulang dan pemanfaatan kembali lumpur.


Peran Nusawater sebagai Jembatan Akademisi dan Industri

Nusawater memosisikan diri sebagai platform praktis yang menghubungkan mahasiswa, dosen, industri, regulator, dan masyarakat dalam ekosistem pengelolaan air berkelanjutan. Melalui berbagai kegiatan seperti berbagi pengetahuan, klinik riset, kunjungan lapangan, hingga publikasi kolaboratif, Nusawater berupaya mencetak generasi profesional air yang tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga mampu memahami bisnis, regulasi, dan keberlanjutan.

“Industri air membutuhkan profesional yang menggabungkan keahlian teknik, bisnis, dan keberlanjutan,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam webinar. Jalur karier di sektor ini pun terbuka lebar, mulai dari insinyur proses, spesialis pengolahan air, tenaga penjualan teknis, analis lingkungan, hingga spesialis sistem air cerdas berbasis IoT dan kecerdasan buatan.


Tantangan dan Keterampilan Masa Depan

Para peserta juga diajak memahami tantangan membangun karier di industri air, seperti masih terbatasnya paparan di perkuliahan, kesenjangan antara teori dan praktik lapangan, serta kompleksitas regulasi yang terus berubah. Karena itu, keterampilan teknis seperti pemahaman proses pengolahan air, analisis data, dan otomatisasi perlu diimbangi dengan keterampilan bisnis seperti komunikasi, negosiasi, dan manajemen proyek.

Webinar ditutup dengan ajakan bagi para peserta untuk tidak sekadar lulus, tetapi menyelesaikan masalah air nyata: mengamati, mengukur, dan berkolaborasi membangun solusi bersama. Nusawater mengundang seluruh peserta untuk bergabung dalam komunitas profesional air Indonesia, terus belajar, dan menciptakan dampak bermakna.


[ ا MH ]

Monday, April 6, 2026

Pelajar Muhammadiyah Perlu Pimpin Ruang Digital dengan Adab

Oleh: Akhmad Hasbul Wafi - Sekretaris Bidang Kajian Dakwah Islam (KDI) PD IPM Kab. Malang

Malang, AlifMH.info — Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan telah mengubah cara generasi muda Indonesia belajar, berinteraksi, dan memahami dunia. Bagi pelajar Muhammadiyah, perubahan ini membawa peluang besar sekaligus tantangan yang serius. Gawai kini bukan lagi sekadar alat komunikasi, tetapi telah menjadi ruang yang membentuk cara berpikir, cara berbicara, bahkan cara memahami agama. Karena itu, pelajar Muhammadiyah perlu hadir lebih aktif untuk memimpin ruang digital dengan ilmu, adab, dan semangat dakwah yang mencerahkan.

Survei APJII 2024 mencatat jumlah pengguna internet Indonesia telah mencapai 221,56 juta jiwa dengan tingkat penetrasi 79,5 persen. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya generasi muda, hidup dalam ekosistem digital yang sangat padat. Namun derasnya arus digital tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan etika dan keamanan. Kajian UNICEF Indonesia mengungkap hanya 37,5 persen anak yang pernah menerima informasi tentang cara aman beraktivitas di internet. Selain itu, 42 persen anak pernah merasa takut atau tidak nyaman akibat pengalaman daring, dan 50,3 persen pernah melihat gambar seksual di media sosial.

Fakta ini memperlihatkan bahwa kemajuan teknologi tidak selalu berjalan seiring dengan pembinaan nilai. Dalam kondisi seperti ini, pelajar tidak cukup hanya diajari memakai teknologi, tetapi juga perlu dibimbing agar mampu menempatkan teknologi di bawah kendali moral. Di sinilah islamisasi digital menjadi penting. Islamisasi digital tidak cukup dipahami sebagai menghadirkan simbol-simbol Islam di media sosial, melainkan sebagai ikhtiar menghadirkan adab, kejujuran, tanggung jawab ilmu, dan budaya tabayyun dalam setiap aktivitas digital.

Bagi pelajar Muhammadiyah, tanggung jawab ini mempunyai makna yang lebih luas. Muhammadiyah merupakan gerakan dakwah, tajdid, dan ilmu yang sejak awal berdiri membawa semangat pencerahan. Karena itu, pelajar Muhammadiyah tidak cukup hanya menjadi pengguna media sosial yang baik secara personal, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat sosial. Mereka memiliki tanggung jawab moral untuk menggunakan gawai secara amanah dan tanggung jawab persyarikatan untuk mengubah ruang digital menjadi ruang dakwah, pendidikan, dan penjernihan informasi.

Tantangan ini terasa semakin besar di era AI. Kemudahan yang ditawarkan teknologi memang dapat membantu proses belajar. Namun jika digunakan tanpa kendali, AI dapat melahirkan ketergantungan instan dan melemahkan proses berpikir yang mendalam. UNESCO telah menegaskan bahwa penggunaan generative AI dalam pendidikan harus berpusat pada manusia, aman, inklusif, dan etis. Prinsip ini sejalan dengan pandangan Muhammadiyah yang dalam forum resminya mendorong pengembangan AI yang berkah, beretika, dan berkemajuan. Ini menunjukkan bahwa teknologi perlu diarahkan untuk kemaslahatan, bukan dibiarkan berjalan tanpa kompas nilai.

Contoh penting dapat dilihat pada perbedaan penetapan awal Ramadan 1447 H. Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada 18 Februari 2026, sementara pemerintah menetapkannya pada 19 Februari 2026 melalui sidang isbat. Perbedaan ini sebetulnya dapat dijelaskan secara ilmiah sebagai perbedaan metodologis. Namun di media sosial, isu seperti ini kerap berubah menjadi bahan saling sindir dan perdebatan yang tidak produktif. Dalam situasi demikian, pelajar Muhammadiyah semestinya hadir untuk memberikan penjelasan yang jernih, santun, dan mendidik.

Pelajar Muhammadiyah tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi akun-akun provokatif, potongan informasi tanpa konteks, atau narasi keagamaan yang justru mempermalukan tradisi ilmu Islam. Sebaliknya, mereka perlu meramaikan algoritma dengan konten yang argumentatif, damai, dan mencerahkan. Mereka dapat menjelaskan pentingnya tabayyun, mengedukasi soal etika bermedia, mengenalkan penggunaan AI yang bertanggung jawab, serta menyampaikan bahwa perbedaan dalam khazanah Islam harus disikapi dengan akhlak.

Lebih jauh lagi, dakwah digital pelajar Muhammadiyah harus bergerak dari sekadar ikut tren menuju memimpin percakapan. Mereka perlu membangun ekosistem dakwah digital yang terorganisasi melalui konten pendek yang kuat secara pesan, literasi cek fakta keagamaan, serta bahasa komunikasi yang dekat dengan generasi muda. Jika hal ini dilakukan secara konsisten, ruang digital tidak hanya menjadi tempat hiburan atau pertengkaran, tetapi dapat berubah menjadi ruang gerakan yang menumbuhkan kecerdasan dan akhlak.

Masa depan pelajar Muhammadiyah akan sangat dipengaruhi oleh cara mereka memperlakukan gawai. Jika teknologi hanya dipakai untuk hiburan dan perdebatan kosong, maka pelajar akan larut sebagai pengguna biasa. Namun jika teknologi dipakai untuk mendidik, berdakwah, dan menjernihkan ruang publik, maka pelajar Muhammadiyah akan tampil sebagai generasi yang memimpin peradaban digital dengan semangat Islam berkemajuan.

ا MH ]

Friday, March 20, 2026

Pendaftaran PMB Sekolah Vokasi Universitas Pakuan 2026/2027 Dibuka, Kuliah Bisa Dicicil Rp900 Ribu per Bulan

 

PMB SV UNPAK 2026-2027

Bogor, AlifMH.info — Memasuki Tahun Akademik 2026/2027, Sekolah Vokasi Universitas Pakuan (Unpak) resmi membuka penerimaan mahasiswa baru. Dengan mengusung konsep pendidikan terapan yang aplikatif, sekolah vokasi ini menawarkan beragam program studi unggulan yang dirancang untuk mencetak lulusan yang unggul, mandiri, dan berkarakter, siap bersaing di dunia industri maupun menjadi wirausaha muda.

Berlokasi di Jalan Pakuan No. 1, Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Sekolah Vokasi Unpak hadir dengan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja, didukung oleh fasilitas laboratorium modern serta dosen berpengalaman di bidangnya.

Program Studi Vokasi dengan Akreditasi Terpercaya

Terdapat empat program studi yang dibuka dalam seleksi PMB kali ini, terdiri dari tiga program Diploma Tiga (DIII) dan satu program Sarjana Terapan (DIV). Masing-masing prodi telah memiliki akreditasi yang baik, sehingga menjamin kualitas pendidikan yang diberikan.

DIII Manajemen Perpajakan – Akreditasi BAN-PT: B
Program ini membekali mahasiswa dengan keahlian di bidang perpajakan, baik untuk korporasi maupun individu. Lulusan dipersiapkan menjadi:

  • Corporate/Personal Income Tax Technician
  • VAT Technician (Pajak Pertambahan Nilai)
  • Withholding Tax Technician (Pajak Penghasilan Pasal 21/23)
  • Land & Building Tax Technician (Pajak Bumi dan Bangunan)
  • Local Region Tax Technician (Pajak Daerah)
  • Tax Administrator / Administration
  • Tax Officer
DIII Manajemen Informatika
Prodi ini mengkombinasikan keahlian manajemen bisnis dengan teknologi informasi. Lulusan dapat berkarir sebagai:
  • Multimedia Designer
  • Web Programmer & Designer
  • Mobile Programmer
  • IT Consultant
  • Technopreneur
DIII Teknik Komputer – Akreditasi LAMINFOKOM: BAIK SEKALI
Program ini memfokuskan pada keterampilan perangkat keras, jaringan, dan pengembangan sistem. Bidang keahlian yang ditekuni antara lain:
  • Network Administrator
  • Programmer
  • Software & Hardware Developer
  • IT Consultant
  • Technopreneur
  • IoT Engineer
DIV Kecerdasan Buatan dan Robotika – Akreditasi BAN-PT: B
Sebagai program sarjana terapan yang paling mutakhir, prodi ini mempersiapkan mahasiswa menjadi pionir di era Industri 4.0 dan seterusnya. Lulusan memiliki kompetensi di bidang:
  • Robotic Programming System
  • Condition Monitoring Engineer
  • Intelligence System and Data Science Analytics
  • Big Data Engineer
  • Product Manager
  • Embedded System Programmer & Consultant
  • IoT Product Developer
  • Technopreneur

Kesempatan Magang Nasional dan Internasional

Salah satu keunggulan Sekolah Vokasi Unpak adalah program magang yang terstruktur. Mahasiswa yang lolos seleksi berkesempatan mengikuti internship internasional dengan full scholarship dan uang saku melalui kerja sama dengan mitra luar negeri. Selain itu, program magang nasional memberikan pengalaman kerja di instansi pemerintahan serta penguatan kompetensi berbasis industri, sehingga mahasiswa sudah memiliki jejaring profesional sejak dini.

Biaya Kuliah Terjangkau dengan Sistem Cicilan

Untuk meringankan calon mahasiswa, Universitas Pakuan menyediakan skema biaya yang sangat terjangkau. Biaya kuliah dapat dicicil mulai Rp900.000 per bulan selama 36 bulan (3 tahun). Jumlah tersebut sudah termasuk BKT (Biaya Kuliah Tunggal) serta dilengkapi dengan cash back biaya pendaftaran.

Secara rinci, berikut adalah komponen biaya pendidikan:

  • Untuk Program DIV (Sarjana Terapan):
    Total biaya meliputi SPP, SKS, KTM, OBS, seragam, PDEC, magang, sidang tugas akhir, dan uji kompetensi.

  • Untuk Program DIII:
    Biaya disesuaikan dengan gelombang pendaftaran dan pilihan kelas reguler atau karyawan. Semua sudah mencakup komponen administrasi, kegiatan kampus, hingga uji kompetensi.

Fasilitas Pendukung Perkuliahan

Sekolah Vokasi Universitas Pakuan dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern untuk menunjang proses belajar mengajar, antara lain:

  • Laboratorium Multimedia

  • Laboratorium Ekonomi

  • Laboratorium Komputer

  • Laboratorium Inovasi

  • Laboratorium Hardware & Programming

  • Tempat Uji Kompetensi (TUK)

  • Perpustakaan

Fasilitas ini memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman praktik yang memadai sesuai dengan tuntutan industri.

Jadwal Pendaftaran PMB 2026/2027

Penerimaan mahasiswa baru dilakukan dalam empat gelombang. Calon mahasiswa dapat memilih waktu pendaftaran yang paling sesuai:

GelombangPeriode Pendaftaran
I1 Januari – 12 April 2026
II14 April – 14 Juni 2026
III16 Juni – 9 Agustus 2026
IV11 Agustus – 6 September 2026

Kelas tersedia untuk Reguler dan Karyawan, sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan mahasiswa yang sudah bekerja.

PMB SV UNPAK 2026-2027

Cara Mendaftar dan Informasi Lebih Lanjut

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi:
pmb.unpak.ac.id

Bagi yang membutuhkan informasi lebih detail, panitia PMB dapat dihubungi melalui nomor:
0812-1289-1506

Jangan tunda masa depan Anda. Bergabunglah bersama Sekolah Vokasi Universitas Pakuan dan raih karier gemilang melalui pendidikan vokasi yang aplikatif, berorientasi industri, serta berlandaskan nilai-nilai luhur.


Kontak & Media Sosial:

  • Website: www.unpak.ac.id

  • Instagram/TikTok: @unpakbogor

  • Facebook: Universitas Pakuan

#PMB2026 #SekolahVokasi #UniversitasPakuan #KuliahVokasi #KuliahBogor #MasaDepanGemilang


Thursday, February 26, 2026

Manfaatkan Ngabuburit, Webinar AI untuk K3 Hadirkan 5 Platform Digital yang Bisa Diakses Gratis

 


Jakarta, AlifMH.info — Di tengah kebiasaan masyarakat mengisi waktu menjelang berbuka puasa atau ngabuburit dengan kegiatan santai, sebuah webinar bertema teknologi kekinian justru menawarkan alternatif produktif. Mengusung tajuk "Peran AI dalam Bidang K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)", acara daring ini akan digelar pada Rabu, 25 Februari 2026, pukul 15.30 hingga 17.30 WIB.

Webinar yang diselenggarakan oleh platform standart.id ini menghadirkan pembicara Mu’amar Fadlil, M.T., seorang profesional keselamatan kerja yang juga aktif mengembangkan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan untuk dunia K3. Acara ini tidak hanya relevan bagi para praktisi K3, tetapi juga untuk akademisi, mahasiswa, dan masyarakat umum yang tertarik pada penerapan teknologi di industri.


Salah satu daya tarik utama webinar ini adalah kesempatan bagi peserta untuk mengenal dan mengakses langsung platform AI yang telah dikembangkan oleh Mu’ammar Fadlil. Platform-platform tersebut dirancang untuk membantu perusahaan dan profesional K3 dalam melakukan asesmen risiko secara cepat, konsisten, dan terdokumentasi.

Peserta akan diajak berkeliling ke dalam berbagai aplikasi berbasis web yang dapat diakses melalui halaman khusus di domain pengembang. Beberapa platform yang akan ditampilkan antara lain:

Penilaian Risiko K3 — Matriks 6×6: Alat berbasis aturan (rule-based) yang mengikuti prinsip ISO 31000/ISO 45001. Alat ini memungkinkan penilaian risiko dengan matriks 6×6 (Severity x Probability) yang mudah diaudit. Peserta dapat mengaksesnya melalui https://www.muamarfadlil.com/p/risk-level.html.

Evaluasi Fatigue – Shift Malam: Platform yang menggunakan logika fuzzy untuk mengevaluasi tingkat kelelahan pekerja shift malam berdasarkan durasi kerja, kualitas tidur, dan intensitas pekerjaan. Akses langsung di https://www.muamarfadlil.com/p/fatigue.html.

Penilaian Risiko Gangguan Muskuloskeletal (MSDs): Alat skrining cepat untuk menilai risiko ergonomi berdasarkan frekuensi, postur, beban, dan durasi pekerjaan, dapat diakses melalui https://www.muamarfadlil.com/p/msds.html.

Fuzzy Big Five — BFI-44: Aplikasi kuesioner interaktif untuk memprofilkan kepribadian berdasarkan model Big Five, menggabungkan logika fuzzy dan machine learning. Tersedia di https://www.muamarfadlil.com/p/archetype.html.

Social Conflict Assessment: Platform untuk skrining cepat iklim kerja dan potensi konflik di tempat kerja dengan mengubah indikator kualitatif menjadi nilai numerik. Dapat diakses melalui https://www.muamarfadlil.com/p/social-conflict-assessment.html.


Menariknya, webinar ini sengaja dijadwalkan pada sore hari di bulan suci Ramadhan 1447 H, saat sebagian besar masyarakat mengisi waktu ngabuburit. "Kami ingin memberikan opsi kegiatan yang tetap produktif dan mendatangkan pahala. Di sela-sela menunggu buka puasa, peserta bisa menambah wawasan tentang bagaimana teknologi bisa menyelamatkan nyawa manusia di tempat kerja, sekaligus mencoba langsung aplikasinya," ujar Mu’ammar.

Dengan menggabungkan semangat berbagi di bulan Ramadhan dan terobosan teknologi di bidang keselamatan kerja, webinar ini diharapkan mampu menjawab tantangan dunia industri yang semakin kompleks, sekaligus mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan di Indonesia.

ا MH ]

Friday, February 20, 2026

Jangan Lewatkan! Pendaftaran D4 AI & Robotik Universitas Pakuan Bisa Dapat Full Scholarship Magang ke Taiwan!


Bogor, AlifMH.info — Sekolah Vokasi Universitas Pakuan membuka pendaftaran mahasiswa baru program studi D4 Kecerdasan Buatan dan Robotik untuk tahun akademik 2026/2027. Program ini dirancang untuk mencetak lulusan yang unggul, mandiri, dan berkarakter di bidang teknologi artificial intelligence (AI) dan robotika.

Pendaftaran dibuka dalam empat gelombang, mulai Januari hingga September 2026. Gelombang I berlangsung pada 1 Januari–12 April 2026, disusul Gelombang II pada 14 April–14 Juni 2026, Gelombang III pada 16 Juni–9 Agustus 2026, dan Gelombang IV pada 11 Agustus–6 September 2026. Calon mahasiswa dapat mendaftar secara online melalui laman pmb.unpak.ac.id.

Program studi ini menawarkan beragam bidang keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri, antara lain Robotic Programming System, Condition Monitoring Engineer, Intelligence System and Data Science Analytics, Big Data Engineer, Product Manager, Embedded System Programmer & Consultant, IoT Product Developer, serta Technopreneur. Lulusan juga dipersiapkan untuk memperoleh sertifikasi kompetensi, seperti Program Pengembangan Kepribadian dan Entrepreneurship (PDEC) level 1–4, sertifikat TOEIC, dan uji kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Fasilitas penunjang pembelajaran yang tersedia meliputi Laboratorium Multimedia, Laboratorium Komputer, Laboratorium Inovasi, Laboratorium Hardware & Programming, serta Perpustakaan. Kampus juga ditetapkan sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK), sehingga mahasiswa dapat mengikuti uji sertifikasi langsung di lingkungan kampus.

Rincian biaya pendidikan yang dikenakan mencakup Sumbangan Pendidikan (SP), SPP, SKS, dan komponen lainnya sebesar Rp1.442.666, serta biaya untuk Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Orientasi Belajar Siswa (OBS), dan seragam. Selain itu, terdapat biaya untuk program PDEC, magang, sidang tugas akhir, dan uji kompetensi yang diinformasikan lebih lanjut oleh pihak kampus.

Keunggulan lain dari program ini adalah adanya Program Kerjasama Internasional, yakni magang internasional (International Internship) dengan mitra dari Department of Electronic Engineering, Ming Chi University of Technology, Taiwan. Mahasiswa yang lolos seleksi akan mendapatkan beasiswa penuh (full scholarship) serta uang saku selama mengikuti program di luar negeri.

Informasi lengkap mengenai program studi, jadwal pendaftaran, dan biaya dapat diakses melalui situs web airobotik-vokasi.unpak.ac.id atau akun Instagram @airobotikvokasi_unpak. Untuk konsultasi lebih lanjut, calon pendaftar dapat menghubungi nomor 0895-3929-52681.

Dengan kurikulum berbasis industri, fasilitas modern, dan peluang magang internasional, Program D4 Kecerdasan Buatan dan Robotik Sekolah Vokasi Universitas Pakuan diharapkan menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa yang ingin berkarier di era revolusi industri 4.0.

ا MH ]

Sunday, February 1, 2026

Webinar “Peran AI dalam K3”: Peluncuran 5 Platform AI untuk K3

 


Jakarta, AlifMH.info — Webinar bertajuk “Peran AI dalam Bidang K3” digelar pada Sabtu (31/1) pukul 13.00–15.00 WIB dan menghadirkan Mu’amar Fadlil, S.T., M.T., C.E.H., QHSE Manager PT Adiguna Cakra Semesta, sebagai pemateri utama. Kegiatan yang diselenggarakan Midiatama Learning Academy (KoLEGA) ini bersifat gratis dan menyediakan e-certificate, e-modul K3, serta doorprize berupa kesempatan mengikuti program Auditor SMK3 Kemnaker RI, sehingga menarik perhatian praktisi K3, manajemen perusahaan, serta profesional HR dan HSE di berbagai sektor.

Dalam paparannya, Mu’amar Fadlil menjelaskan peluang dan tantangan penerapan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efektivitas manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Ia menekankan pendekatan bertahap yang pragmatis: memulai dari sistem rule-based dan model yang dapat diaudit sebelum berkembang ke model prediktif yang lebih kompleks. Menurut Fadlil, kombinasi logika fuzzy, aturan berbasis bukti, dan machine learning ringan memungkinkan penanganan ketidakpastian data—misalnya dalam penilaian kelelahan atau penilaian ergonomi—dengan keluaran yang lebih konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.


Selaras dengan paparan tersebut, acara webinar juga digunakan sebagai momentum peluncuran lima platform digital yang dirancang untuk membantu praktisi K3 melakukan skrining, penilaian risiko, dan intervensi dini. Kelima platform itu meliputi: Penilaian Risiko K3 — Matriks 6×6, sebuah alat matriks Severity × Probability yang mempercepat proses penilaian risiko; Evaluasi Fatigue – Shift Malam, yang memanfaatkan logika fuzzy untuk menggabungkan faktor durasi kerja, kualitas tidur, dan indikator lain; Penilaian Risiko Gangguan Muskuloskeletal (MSDs) yang menyediakan skrining ergonomi dan rekomendasi prioritas intervensi; Social Conflict Assessment untuk mendeteksi potensi konflik dan menilai iklim kerja; serta Fuzzy Big Five — BFI-44 (ID), aplikasi kuesioner kepribadian Big Five dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kombinasi fuzzy dan model ringan untuk menghasilkan profil trait.

Setiap platform dirancang awalnya sebagai sistem rule-based atau hybrid (fuzzy + ML ringan) agar hasilnya transparan, audit-ready, dan mudah dipahami pengguna lapangan maupun auditor. Dalam presentasinya Fadlil menekankan pentingnya keterbukaan metode sehingga organisasi dapat memverifikasi asumsi, melacak keputusan, dan mengadopsi temuan ke dalam tindakan mitigasi kerja yang konkret. Konsep ini dinilai mampu mempercepat proses skrining serta meningkatkan konsistensi penilaian di lingkungan operasional yang heterogen.

Praktisi yang mengikuti webinar mengapresiasi kehadiran alat-alat tersebut karena memberikan dokumentasi hasil penilaian yang siap untuk kebutuhan audit dan pelaporan. Selain itu, fitur rekomendasi intervensi singkat pada beberapa platform dinilai membantu manajemen mengambil tindakan cepat—misalnya pengaturan ulang jadwal tugas ketika terjadi peningkatan risiko fatigue atau pengaturan ergonomi pada pekerjaan berisiko MSDs.

Platform-platform yang diumumkan dapat diakses melalui halaman khusus pada domain pengembang, antara lain: Penilaian Risiko K3 — Matriks 6×6https://www.muamarfadlil.com/p/risk-level.html), Evaluasi Fatigue – Shift Malamhttps://www.muamarfadlil.com/p/fatigue.html), Penilaian Risiko Gangguan Muskuloskeletal (MSDs)https://www.muamarfadlil.com/p/msds.html), Fuzzy Big Five — BFI-44https://www.muamarfadlil.com/p/archetype.html), dan Social Conflict Assessmenthttps://www.muamarfadlil.com/p/social-conflict-assessment.html). Panitia juga menyediakan e-modul dan layanan pendaftaran yang dapat dijangkau melalui QR code dan kontak resmi acara.

Webinar ini menunjukkan langkah konkret integrasi teknologi digital ke dalam praktik K3 di Indonesia: bukan sekadar eksperimen akademis, tetapi alat yang siap dipakai untuk memperkuat proses penilaian risiko, audit, dan pengambilan keputusan di lapangan. Untuk informasi lebih lanjut dan akses platform, panitia menganjurkan praktisi dan pemangku kepentingan terkait untuk mengunjungi laman resmi pengembang atau menghubungi penyelenggara.

ا MH ]

Monday, January 26, 2026

Sekolah Vokasi Universitas Pakuan (UNPAK) Bogor Jawab Kebutuhan Industri dengan Kurikulum MBKM dan Program Studi Inovatif


Bogor, AlifMH.info — Sekolah Vokasi Universitas Pakuan (UNPAK) Bogor secara konsisten memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan siap kerja yang kompetitif dan adaptif melalui penerapan kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) serta pengembangan program studi yang menjawab tantangan industri masa depan.

Sebagai bagian dari universitas swasta terbesar di Kota Bogor, sekolah vokasi ini mengelola enam program studi diploma, termasuk Program Diploma IV (D4) Kecerdasan Buatan & Robotik yang menjadi salah satu pionir di tingkat regional.

Sekolah Vokasi UNPAK menawarkan pilihan studi yang terbagi dalam dua klaster utama: Ekonomi dan Keuangan serta Teknologi Informasi dan Komputer. Keenam program studinya telah terakreditasi resmi, dengan dua di antaranya meraih predikat "Baik Sekali".

Berikut adalah daftar lengkap program studi:

  • Akuntansi (D3) – Terakreditasi Baik Sekali oleh BAN-PT.
  • Manajemen Perpajakan (D3) – Terakreditasi B oleh BAN-PT.
  • Manajemen Keuangan & Perbankan (D3) – Terakreditasi B oleh BAN-PT.
  • Manajemen Informatika (D3) – Terakreditasi B oleh BAN-PT.
  • Teknik Komputer (D3) – Terakreditasi Baik Sekali oleh LAM-INFOKOM.
  • Kecerdasan Buatan & Robotik (D4) – Terakreditasi B oleh LAM-INFOKOM.


Untuk memastikan relevansi lulusan, Sekolah Vokasi UNPAK mengimplementasikan kurikulum MBKM yang memungkinkan mahasiswa mengembangkan kompetensi melalui magang, proyek di industri, pertukaran pelajar, dan kegiatan kewirausahaan.

“Kurikulum kami dirancang dengan komposisi sekitar 70% kompetensi pendukung dan 30% kompetensi utama, menekankan pada keterampilan praktis yang langsung dapat diaplikasikan,” jelas seorang sumber akademik di lingkungan sekolah vokasi.

Tidak hanya pada mahasiswa, peningkatan kualitas juga difokuskan pada tenaga pengajar. Baru-baru ini, sebanyak 10 dosen dari sekolah ini berhasil menyelesaikan Program Sertifikasi Internasional di bidang kewirausahaan, manajemen proyek, dan spesialis TI yang diselenggarakan oleh LKPE IPB University bekerja sama dengan Certiport. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan mengikuti standar kompetensi global.


Dengan kombinasi kurikulum yang aplikatif dan kompetensi dosen yang terus ditingkatkan, lulusan Sekolah Vokasi UNPAK dipersiapkan untuk memasuki berbagai sektor industri. Prospek karir terbuka luas sebagai staf ahli di bidang akuntansi dan perpajakan, analis keuangan dan perbankan, teknisi dan pengembang TI, hingga associate engineer di bidang kecerdasan buatan.

Sekolah ini juga aktif membangun jejaring, baik melalui kemitraan dengan industri untuk program magang maupun kerja sama internasional seperti program pertukaran mahasiswa dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).


Kegiatan akademik berpusat di Kampus UNPAK, Jalan Pakuan, Bogor, yang didukung fasilitas seperti Graha Pakuan Siliwangi (gedung perkuliahan 10 lantai), perpustakaan pusat, serta berbagai laboratorium dan bengkel kerja sesuai program studi.


Masyarakat yang tertarik untuk mengetahui informasi lebih detail mengenai program studi, syarat pendaftaran, atau kegiatan terkini dapat mengunjungi situs resmi Sekolah Vokasi UNPAK di https://vokasi.unpak.ac.id/ atau menghubungi bagian informasi di telepon (0251) 8312206.

ا MH ]


Kontak Media:

Sekolah Vokasi Universitas Pakuan (UNPAK)

Jl. Pakuan, Tegallega, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16143.

Telepon: (0251) 8312206

Website: https://vokasi.unpak.ac.id/


Monday, January 12, 2026

6 Program Studi Kecerdasan Buatan & Robotika di Indonesia 2026


Jakarta, AlifMH.info — Indonesia terus menyiapkan sumber daya manusia di bidang Kecerdasan Buatan (AI) dan Robotika melalui bertambahnya program studi vokasi dan sarjana yang fokus pada teknologi masa depan. Sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta kini menawarkan kurikulum yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri, riset, dan layanan publik di era otomasi.

Tercatat enam program studi terkemuka di Indonesia yang secara khusus membuka jalur pendidikan untuk AI dan Robotika, mulai dari program diploma (D4) hingga strata satu (S1). Program-program ini menonjolkan kombinasi pembelajaran teori, praktik laboratorium, dan kerja sama dengan industri untuk mempercepat kesiapan lulusan menghadapi tantangan teknologi mutakhir.

1. D4 Kecerdasan Buatan dan Robotika — Sekolah Vokasi Universitas Pakuan (UNPAK) Bogor Program vokasi ini menawarkan pendidikan terapan yang memadukan dasar-dasar kecerdasan buatan, pemrograman robot, dan praktik lapangan. Kurikulum dirancang untuk mencetak lulusan yang siap bekerja di sektor industri dan layanan teknis. Informasi program dapat diakses melalui: https://airobotik-vokasi.unpak.ac.id/

2. S1 Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan — Universitas Airlangga (UNAIR) menghadirkan program sarjana yang mengintegrasikan engineering, algoritma AI, dan sistem robotik untuk aplikasi di bidang manufaktur, kesehatan, dan riset. Program ini bernaung di fakultas teknik yang memiliki fasilitas laboratorium dan kegiatan penelitian. Detail fakultas: https://ftmm.unair.ac.id/tentang-fakultas/

3. S1 Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan — Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menempatkan robotika dan kecerdasan buatan sebagai salah satu pilar pendidikan teknologinya. Program ini menekankan pengembangan perangkat lunak robotik, kontrol sistem, dan integrasi sensor-actuator. Informasi lebih lanjut: https://trkb.unikom.ac.id/

4. S1 Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan — Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag Surabaya) Untag Surabaya menawarkan program yang fokus pada solusi robotik untuk sektor industri dan layanan publik, serta pengembangan aplikasi AI untuk otomasi proses. Keterangan program: https://ai.untag-sby.ac.id/

5. D4 Kecerdasan Buatan & Robotik — Politeknik Artificial Intelligence Budi Mulia Dua (PLAI BMD) Yogyakarta Sebagai institusi politeknik, PLAI BMD menyelenggarakan program D4 yang lebih terapan, bertujuan mencetak teknisi dan praktisi AI-robotik terampil yang dapat langsung terserap oleh industri teknologi dan start-up. Informasi program: https://plai.ac.id/kecerdasan-buatan-robotik

6. S1 Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan — Universitas Sunan Gresik (USG) mengembangkan program S1 yang mengombinasikan teori robotika, machine learning, dan aplikasi sistem cerdas untuk kebutuhan regional dan nasional. Detail program: https://ftr.usg.ac.id/s1-teknik-robotika-dan-kecerdasan-buatan/

Meningkatnya adopsi otomasi, Internet of Things (IoT), dan solusi berbasis data membuka peluang besar bagi lulusan program AI dan Robotika. Perguruan tinggi yang menawarkan program studi ini umumnya melengkapi kurikulum dengan praktik laboratorium, proyek akhir berbasis industri, dan kerja sama mitra usaha untuk memastikan kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja.

Perkembangan program studi Kecerdasan Buatan dan Robotika di berbagai perguruan tinggi menunjukkan komitmen sektor pendidikan tinggi Indonesia dalam membangun kapasitas teknologi nasional. Bagi calon mahasiswa dan pemangku kepentingan, pemilihan program studi sebaiknya mempertimbangkan fokus kurikulum, fasilitas laboratorium, jejaring industri, dan peluang magang atau penelitian.

ا MH ]

Friday, December 12, 2025

The Jakarta Drilling Society (JDS) Perkuat Talenta Energi Nasional Melalui Program Pendidikan dan Beasiswa Pengeboran


Jakarta, AlifMH.info  The Jakarta Drilling Society (JDS), sebuah organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk pengembangan industri pengeboran di Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sumber daya manusia unggul di sektor energi nasional. Sejak didirikan pada 2019, JDS konsisten menyelenggarakan program pendidikan dan beasiswa pengeboran yang terbuka bagi berbagai latar belakang peserta guna menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan industri.

Sebagai bentuk nyata kontribusinya, JDS melalui beasiswa scholarship telah melahirkan ratusan talenta terampil dalam bidang pengeboran minyak, gas, dan panas bumi. Pada Batch 6, misalnya, lebih dari 1.000 pendaftar mengikuti seleksi dan puluhan peserta terpilih mengikuti rangkaian kegiatan pendidikan secara tatap muka maupun daring. Inovasi kelas daring ini dirancang untuk membuka kesempatan bagi peserta dari luar Pulau Jawa sehingga pemerataan pendidikan dapat tercapai.

Ketua Umum sekaligus pendiri JDS, Yudi Hartono, menegaskan bahwa peran JDS tidak hanya sebatas transfer ilmu teknis, tetapi juga membentuk profesional yang mampu berkontribusi secara luas di industri energi nasional. “Kami berkomitmen untuk menciptakan generasi profesional yang tidak hanya kompeten di bidang pengeboran, tetapi juga siap mendukung ketahanan energi Indonesia,” ujar Yudi dalam kegiatan pembukaan Scholarship Batch 6 di Jakarta.

Dalam perjalanannya, program JDS telah menarik antusiasme luar biasa dari masyarakat luas. Batch pertama pada 2019 diikuti oleh 60 peserta dari berbagai latar belakang, dan pada Batch kedua jumlah pendaftar melonjak hingga 800 orang. Batch berikutnya tetap menunjukkan tren positif dengan ribuan pendaftar setiap tahunnya, menandakan minat tinggi terhadap pendidikan pengeboran di Indonesia.

Sebagai organisasi yang fokus pada peningkatan kapasitas SDM industri, JDS juga melakukan kolaborasi strategis dengan asosiasi dan institusi akademik terkemuka untuk memperluas jangkauan programnya. JDS saat ini tengah mempersiapkan Batch 7 Scholarship, serta memperkuat kerja sama lintas pemangku kepentingan guna memperluas akses dan dampak program pendidikan ini.

Tidak hanya menyediakan beasiswa, JDS juga membuka berbagai kegiatan pendukung seperti mini courses, sharing sessions, dan kunjungan industri untuk memperkuat pemahaman praktis peserta terhadap operasi pengeboran di lapangan. Melalui pendekatan ini, JDS berharap dapat memperkuat jejaring antara pelajar, profesional, dan pelaku industri energi di Tanah Air.

Dengan visi menjadi pelopor pendidikan dan inovasi pengeboran di Indonesia, JDS terus berupaya memperluas kontribusinya dalam pengembangan SDM bidang energi yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global. Langkah nyata tersebut mencerminkan peran organisasi dalam mendukung pertumbuhan industri energi yang berkelanjutan dan ketahanan energi nasional.

ا MH ]

Monday, November 10, 2025

Sultan Muhammad Salahuddin Dianugerahi Pahlawan Nasional: Jejak Pendidikan dan Kearifan Lokal dari Bima


Jakarta, AlifMH.info  Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto hari ini mengumumkan nama-nama tokoh yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 10 November. Dari sepuluh tokoh yang diumumkan, salah satu yang mendapat penghargaan adalah Sultan Muhammad Salahuddin, Sultan Bima ke-14 dan Sultan terakhir Kesultanan Bima.

Sultan Muhammad Salahuddin lahir di Bima pada 14 Juli 1889. Ia memerintah sebagai Sultan Bima sejak 1915 hingga wafat pada 11 Juli 1951 di Jakarta. Sepanjang masa kepemimpinannya, Sultan Salahuddin dikenal sebagai figur visioner yang memadukan nilai-nilai tradisional dengan semangat pembaruan—khususnya dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan ekonomi rakyat Bima.

Sultan Salahuddin aktif memperkenalkan pendidikan modern di wilayahnya, memperluas akses sekolah, dan mengupayakan kesempatan belajar bagi generasi muda Bima dengan mengirimkan beberapa putra-putri daerah untuk menimba ilmu di luar wilayah. Upaya itu dimaksudkan untuk mencetak kader lokal yang mampu berkontribusi pada kemajuan sosial dan budaya daerah. Di bidang ekonomi, Sultan berupaya menumbuhkan kemandirian masyarakat Bima sebagai bentuk ketahanan menghadapi tekanan kolonial Belanda.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan 1945, Sultan Muhammad Salahuddin termasuk tokoh daerah yang segera menyatakan dukungan terhadap Republik Indonesia. Pada 22 November 1945, tercatat maklumat yang menegaskan Kerajaan Bima berada di belakang NKRI, langkah yang membantu memperlancar integrasi administratif dan politik Bima ke dalam struktur negara baru. Peran ini menjadi salah satu pertimbangan dalam penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan.

Penganugerahan gelar yang diumumkan bertepatan dengan momentum Hari Pahlawan memberikan pengakuan negara terhadap jasa-jasa Sultan Muhammad Salahuddin—tidak hanya sebagai pemimpin tradisional tetapi juga sebagai pelopor reformasi pendidikan, advokasi kemandirian ekonomi, dan pendukung persatuan nasional. Penghargaan ini dinilai memperkaya ragam tokoh yang dipandang berjasa bagi bangsa, melampaui kategori pahlawan militer atau politik semata.

Di Bima dan kalangan pemerhati sejarah lokal, penetapan Sultan Salahuddin sebagai Pahlawan Nasional dipandang sebagai pengakuan terhadap peran tokoh daerah dalam proses pembentukan dan penguatan bangsa. Penghargaan tersebut diharapkan turut mendorong pelestarian nilai-nilai kearifan lokal dan upaya peningkatan akses pendidikan serta kesejahteraan di daerah-daerah.

ا MH ]

Inspiration

Figure

Techno