Alif MH - Info: Culture
Showing posts with label Culture. Show all posts
Showing posts with label Culture. Show all posts

Friday, July 14, 2023

Gerakan "Indonesia Anti JIL" Memperjuangkan Pemikiran Konservatif dalam Islam

Berita - Gerakan "Indonesia Anti JIL" Memperjuangkan Pemikiran Konservatif dalam Islam
Gerakan "Indonesia Anti JIL" Memperjuangkan Pemikiran Konservatif dalam Islam

Jakarta, AlifMH.info - Gerakan "Indonesia Anti JIL" atau juga dikenal dengan kepanjangan ITJ (Indonesia Tanpa JIL) merupakan sebuah gerakan pemuda yang lahir pada tahun 2012 dengan tujuan utama melawan pemikiran liberal dalam Islam. Gerakan ini awalnya muncul di media sosial Twitter sebagai respons terhadap pemikiran tokoh-tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) yang menyebar luas dalam kalangan anak muda.

Para pendiri gerakan "Indonesia Anti JIL" terdiri dari Ustadz Akmal Sjafril, Fauzi Baadila (aktor), Hafidz Ary, dan Ombat Nasution (vokalis Band Tengkorak). Gerakan ini berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah sebagai landasan utama serta mengacu pada ulama-ulama otoritatif dalam menyampaikan ilmu agama. Mereka berusaha untuk mempersempit pengaruh pemikiran liberalisme di Indonesia.

Dalam mengorganisir diri, gerakan ini terbagi menjadi beberapa chapter di berbagai kota di Indonesia yang berpusat pada ITJ pusat. Gerakan ini melakukan kegiatan seperti pertemuan rutin, workshop, seminar, dan kegiatan online lainnya untuk menggalang kekuatan dalam menyelamatkan pemikiran generasi muda dari pengaruh sekularisme, pluralisme, dan liberalisme agama yang sebelumnya digagas oleh JIL dan gerakan liberalisasi agama lainnya.

Gerakan "Indonesia Anti JIL" telah menarik perhatian masyarakat sejak kemunculannya pada tahun 2012 hingga 2016. Banyak tokoh ulama dan lapisan masyarakat yang turut bergabung dan memberikan dukungan terhadap gerakan ini sebagai bentuk penolakan terhadap pemikiran liberal dalam agama. Namun, gerakan ini juga mendapatkan pandangan negatif dari pihak yang menjadi targetnya, yaitu mereka yang mengamini pemikiran JIL. Gerakan ini telah mengadakan beberapa debat terbuka dengan tokoh-tokoh JIL, namun tantangan mereka hanya diterima dalam beberapa kesempatan dengan berbagai syarat.

Hingga saat ini, pemerintah atau institusi terkait belum memberikan tanggapan secara resmi mengenai gerakan ini. Media massa pada awalnya meliput gerakan "Indonesia Anti JIL" secara luas. Namun, persepsi masyarakat terhadap gerakan ini terkadang terpengaruh oleh tuduhan radikalisme yang masih melekat pada gerakan ini, meskipun gerakan ini lebih mengedepankan metode dakwah yang fun dan intelektual dalam melawan pemikiran liberalisme.

Gerakan ini memiliki prospek dan perkembangan yang terus berkembang ke depannya. Gerakan "Indonesia Anti JIL" berencana untuk terus melawan arus liberalisme agama dengan berbagai cara yang bersifat positif dan menyasar media sebagai saluran utama pergerakan ini. Gerakan ini juga terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai komunitas yang memiliki kesamaan pandangan dalam melawan pemikiran liberalisme.

Sejauh ini, gerakan "Indonesia Anti JIL" belum terlibat dalam kontroversi atau konflik yang signifikan. Gerakan ini tetap berfokus pada dakwah yang menyenangkan dan tegas dalam menentang pemikiran liberal. Dampak gerakan ini terhadap kehidupan masyarakat Indonesia secara umum adalah meningkatnya pemahaman dan kesadaran akan bahaya pemikiran liberal bagi dunia dan akhirat. Gerakan ini berupaya mengajak masyarakat untuk merenung dan memahami sumber terjadinya kebatilan di dunia yang disebabkan oleh pemikiran sepilis.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi akun media sosial "Indonesia Anti JIL" melalui:

IG: @tanpajil (ITJ Pusat)

IG chapter aktif:

@itjjakarta

@itjdepok

@itjbogor

@itjbandung

@itjjoga

@itjsurabaya

@itjcilegon

@itjpadang

@itjsamarinda

@itjtanggeran

@itjbekasi

@itjsolo

Akhirnya, gerakan ini tetap berkomitmen dalam memperjuangkan pemikiran konservatif dalam Islam dan menjaga keutuhan negara berdasarkan Pancasila.

ا MF ]

Wednesday, February 22, 2023

Desa Babana, Surga Tersembunyi di Tengah Hutan Kecamatan Budong-Budong

 

Berita - Desa Babana, Surga Tersembunyi di Tengah Hutan Kecamatan Budong-Budong
Desa Babana, Surga Tersembunyi di Tengah Hutan Kecamatan Budong-Budong

Mamuju Tengah, AlifMH.info - Pantai Desa Babana, yang terletak di Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, terus memikat para wisatawan dengan keindahan alamnya yang menawan. Pantai ini menawarkan pemandangan yang luar biasa dengan air laut yang jernih dan pasir putih yang lembut.

Pantai Desa Babana memiliki garis pantai yang panjang dan landai, sehingga pengunjung dapat dengan mudah menikmati keindahan pantai. Pengunjung dapat menikmati kegiatan berenang, berjemur, dan bermain air di pantai ini. Selain itu, pantai ini juga cocok untuk kegiatan olahraga air seperti selancar dan jet ski.

Selain keindahan pantai, Pantai Desa Babana juga menawarkan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan. Matahari terbenam di pantai ini terlihat sangat cantik dengan warna-warna orange, merah dan kuning yang menyelimuti langit dan laut. Keindahan matahari terbenam di Pantai Desa Babana ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang datang ke pantai ini.

Selain itu, Pantai Desa Babana juga memiliki fasilitas yang memadai untuk para pengunjung. Terdapat warung-warung kecil yang menjual makanan dan minuman di sekitar pantai, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir kehausan atau lapar saat berada di pantai ini.

Dalam rangka mengembangkan potensi wisata Pantai Desa Babana, pemerintah setempat dan masyarakat sekitar telah melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki dan mempercantik pantai ini. Salah satu upaya tersebut adalah membersihkan pantai dari sampah dan memperbaiki fasilitas yang ada.

Dengan keindahan pantai yang dimilikinya, Pantai Desa Babana diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik di Sulawesi Barat. Pantai ini memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat dan menarik wisatawan dari luar daerah untuk datang dan menikmati keindahan pantai.

 [ ا MH ]

Tuesday, February 21, 2023

Mengenal Hygge: Rahasia Kebahagiaan ala Denmark yang Dapat Diterapkan di Rumah

 

Berita - Mengenal Hygge: Rahasia Kebahagiaan ala Denmark yang Dapat Diterapkan di Rumah
Mengenal Hygge: Rahasia Kebahagiaan ala Denmark yang Dapat Diterapkan di Rumah

Denmark, AlifMH.info - Apa yang membuat orang Denmark bahagia? Jawabannya mungkin terletak pada konsep "hygge" yang telah dikenal dan diaplikasikan oleh masyarakat Denmark dalam kehidupan sehari-hari. Hygge (dibaca "hoo-gah") adalah konsep yang mengajarkan kita untuk menciptakan suasana hangat, nyaman, dan santai di dalam rumah.

Hygge bukan hanya sekadar dekorasi atau gaya hidup, tetapi juga cara pandang yang menekankan kebahagiaan melalui hubungan sosial, keseimbangan kerja, dan kepuasan dalam hal-hal sederhana.

"Hygge mengajarkan kita untuk menikmati kehidupan dengan cara yang lebih santai dan lebih menenangkan. Ini melibatkan mengambil waktu untuk menikmati hal-hal yang kita cintai, seperti berkumpul dengan keluarga dan teman, menikmati makanan lezat, dan menyalakan lilin untuk menciptakan suasana yang nyaman di dalam rumah," kata Louise Hansen, seorang penulis buku Denmark yang telah meneliti konsep hygge.

Hygge juga dapat membantu mengatasi efek stres dan kesepian. Dalam cuaca yang dingin dan gelap, masyarakat Denmark sering mengadopsi praktik hygge dengan menghabiskan waktu di dalam ruangan yang nyaman bersama keluarga atau teman-teman. Ini dapat membantu mengurangi tingkat stres dan meningkatkan kebahagiaan.

"Hygge adalah cara untuk memperlambat hidup kita dan mengambil waktu untuk menikmati momen-momen kecil dalam hidup. Ini bisa melibatkan hal-hal sederhana seperti menyiapkan secangkir teh hangat atau membaca buku yang menenangkan," tambah Hansen.

Salah satu cara untuk menciptakan suasana hygge di rumah adalah dengan menggunakan cahaya lilin. Orang Denmark dikenal sebagai konsumen lilin terbesar di dunia, dan menggunakan lilin untuk menciptakan suasana yang nyaman dan santai.

"Ketika Anda menyalakan lilin, Anda menciptakan suasana yang lebih hangat dan menyenangkan di dalam ruangan. Ini juga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati," kata Anne Jensen, seorang pengrajin lilin Denmark.

Selain itu, hygge juga melibatkan penggunaan warna netral dan tekstur yang hangat untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman. Misalnya, selimut yang lembut dan bantal yang empuk dapat membantu menciptakan suasana yang lebih santai di dalam rumah.

Hygge mungkin terdengar sederhana, tetapi konsep ini dapat membantu kita menciptakan kebahagiaan dan keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengadopsi praktik hygge di rumah, kita dapat menciptakan suasana yang lebih santai dan nyaman, dan meraih kebahagiaan dalam hal-hal sederhana.

ا MH ]

Mengenal Konsep Lagom: Kunci Gaya Hidup Bahagia ala Swedia

 

Berita - Mengenal Konsep Lagom: Kunci Gaya Hidup Bahagia ala Swedia
Mengenal Konsep Lagom: Kunci Gaya Hidup Bahagia ala Swedia

Swedia, AlifMH.info - Siapa yang tidak ingin hidup bahagia? Salah satu negara yang dikenal memiliki indeks kebahagiaan yang tinggi adalah Swedia. Selain kondisi ekonomi dan sosial yang stabil, konsep hidup sederhana dan seimbang, atau yang disebut lagom, juga menjadi faktor penting dalam menciptakan kebahagiaan.

Lagom berasal dari bahasa Swedia yang berarti "secukupnya" atau "tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit". Konsep ini mengajarkan bahwa hidup dengan penuh keseimbangan dan menghindari perilaku yang berlebihan adalah kunci untuk hidup bahagia dan sehat.

"Konsep lagom sangat penting bagi kebanyakan orang di Swedia. Ini adalah pandangan hidup yang mengajarkan kita untuk menjaga keseimbangan dalam segala hal, termasuk pola makan, pekerjaan, dan hubungan sosial," kata Sofia Larsson, seorang penulis buku Swedia yang telah meneliti konsep lagom selama bertahun-tahun.

Larsson menambahkan bahwa konsep lagom juga dapat diterapkan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk di tempat kerja. Misalnya, tidak bekerja terlalu keras dan mengambil waktu istirahat yang cukup adalah cara yang efektif untuk mengurangi stres dan menjaga keseimbangan hidup.

Di Swedia, konsep lagom juga tercermin dalam budaya makanan mereka. Diet Swedia yang terkenal sehat dan seimbang, seperti "smorgasbord" atau hidangan ringan yang berisi berbagai jenis roti, keju, dan ikan, sangat cocok dengan konsep lagom.

"Tidak ada makanan yang harus dihindari atau dikejar-kejar. Semua makanan boleh dimakan, tetapi dalam jumlah yang tepat dan seimbang," kata Helene Johansson, seorang ahli gizi Swedia.

Konsep lagom juga terkait erat dengan konsep keberlanjutan. Dalam hidup lagom, orang Swedia menghindari perilaku boros dan cenderung memilih produk-produk yang ramah lingkungan dan tahan lama.

"Di Swedia, kita sangat sadar akan pengaruh perilaku kita terhadap lingkungan. Lagom mengajarkan kita untuk mengurangi konsumsi dan menghindari pemborosan," kata Carl Nilsson, seorang aktivis lingkungan Swedia.

Konsep lagom mungkin terdengar sederhana, tetapi kesederhanaan dan keseimbangan hidup ini telah membantu orang-orang Swedia meraih kebahagiaan dan hidup yang lebih sehat. Mungkin saatnya bagi kita untuk mencontoh hidup lagom mereka dan menciptakan kehidupan yang lebih bahagia dan seimbang.

ا MH ]

Friday, September 23, 2022

SDN 67 Rabantala KOBI Raih Juara 9 Lomba Mpama dan Puisi Mbojo pada Festival Tunas Bahasa Ibu (Bahasa Mbojo)

Siswa-siswi SDN 67 Rabantala Kota Bima yang mengikuti Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (Bahasa Mbojo)

Kota Bima, AlifMH.info - Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (Bahasa Mbojo) jenjang SD dan SMP se- Kota Bima yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima. Kegiatan itu berlangsung di Gedung Seni Budaya Kota Bima dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bima pada tanggal 21-22 September 2022.

Pada kegiatan tersebut terdapat beberapa bidang lomba diantaranya; Lomba Menulis Aksara Mbojo, Lomba Patu Cambe, Lomba Mpama Mbojo, Lomba Membaca Puisi, Lomba Pidato Nggahi (Bahasa) Mbojo, Lomba Stand Up Comedy Nggahi (Bahasa) Mbojo, dan Lomba Menulis Cerita Mbojo.

Dari hasil Festival Tunas Bahasa Ibu (Bahasa Mbojo) tersebut, 2 siswi SDN 67 Rabantala berhasil meraih juara 9 pada  bidang lomba mpama mbojo dan lomba puisi mbojo, yaitu:

  • Apriliyani (Juara IX Lomba Mpama Mbojo)
  • Rika Ratu Funisyah (Juara IX Lomba Puisi Mbojo)


[ ا MF ]

Saturday, June 18, 2022

TK M Hilir Ismail (MHI) Gelar Pentas Seni di Meseum Asi Mbojo

TK M Hilir Ismail (MHI) Gelar Pentas Seni di Meseum Asi Mbojo
TK M Hilir Ismail (MHI) Gelar Pentas Seni di Meseum Asi Mbojo

Kota Bima, AlifMH.info - Dalam rangka perpisahan (pelepasan) siswa Angkatan IV Taman Kanak - Kanan (TK) M. Hilir Ismail (MHI) Kota Bima Tahun Pelajaran (Tapel) 2021-2022 yang berlangsung di teras utama Meseum Asi Mbojo Sabtu (18/06/2022) sebanyak 43 siswa.

Menariknya, pentas seni dan pembacaan bintang karakter Profil Pelajar Pancasila Sekolah Penggerak (SP) TK M. Hilir Ismail Angkatan Ke-IV ini selain serentak menggunakan seragam adat Bima, akan tetapi juga menampilkan keceriaan dan kehebatan para siswanya yang masih tergolong usia belita tersebut. Mulai dari pembaca acaranya (MC) saja, dibawakan langsung oleh para siswa yang masih usia TK dimaksud.

Pada pra acara, para siswa Sekolah Penggerak ini menampilkan kebolehannya seperti;

Pentas seni Tari "Wura Bongi Monca"

Pentas seni Gerak dan Lagu "Kuy Hijrah'

Pentas seni Tari "Buja Kadanda"

Pentas seni "Senam Profil Pelajar Pancasila"

Pentas seni Tari 'Dambe-Dambe"

Pentas seni Tari "Serau Mantika"

Pentas seni Gerak dan Lagi "Asmaul Husna"

Menurut Kepala Sekolah Penggerak (SP) TK. M. Hilir Ismail Masitah SE, S. Pd pada Alif MH - Info mengatakan bahwa pentas seni ini digelar sebagai ajang unjuk kreatifitas peserta didik kami, dimana selama 3 minggu sudah melakukan persiapan untuk menghadapi pentas seni ini dan anak-anak melakukannya dengan gembira mulai dari kelompok play grup sampai TK. "Hari ini anak-anak menampilkan 8 pertunjukan pentas seni yang diawali dengan tari wura bongi monca, gerak, lagu perpisahan dan ditutup dengan mars MHI," ujarnya.

Lanjutnya, ada yang berbeda pertunjukan para siswa MHI dengan sekolah lainnya, yakni tidak menggunakan toga dan jubah untuk pelepasan peserta didik (wisuda), akan tetapi pihaknya menyematkan pakaian adat dan budaya Bima.  "Sambolo dan Weri" bagi anak laki-laki dan pemasangan "Jungge serta Kondo Loi" bagi anak-anak perempuan.

Kata Ibu Masitah ini, pada jenjang TK tidak ada wisuda karena essensi wisuda harusnya untuk para mahasiswa yang sudah selesai masa kuliahnya. Selain itu, tujuan penyematan ini bermaksud untuk menamakan cinta kearifan lokal pada peserta didik sesuai dengan "Visi Misi Sekolah", terwujudnya generasi cerdas, ceria, kreatif islami berbudaya Maja Labo Dahu.

Acara perpisahan dan pentas seni siswa ini juga dihadiri Kabid Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima Zainudin, S. Pd. Dalam sambutannya, Zainudin menuturkan, atas nama dinas dirinya sangat mengapresiasi dengan yang dilakukan oleh Sekolah Penggerak KB/TK M. Hilir Ismail dan Kabid PNFI ini juga mengajak semua orang tua agar tidak segan-segan untuk mendaftarkan anak-anaknya di sekolah ini, karena memang sekolahnya sudah teruji secara kualitas dan bisa dilihat dari kompetensi peserta didik dan pendidiknya, singkat Kabid PNFI Zainudin.

ا K ]

Saturday, June 11, 2022

Anugerah Gelar Prestasi dan Pentas Seni KB TK Integral Yaa Bunayya Kota Bima

Anugerah Gelar Prestasi dan Pentas Seni KB TK Integral Yaa Bunayya Kota Bima
Acara Anugerah Gelar Prestasi dan Pentas Seni KB TK Integral Yaa Bunayya Kota Bima

Kota Bima, AlifMH.info - Kelompok Bermain (KB) Taman Kanak-Kanak (TK) Yaa Bunayya Kota Bima Sabtu (11/06/2022) memberikan penghargaan Anugerah Gelar Prestasi bagi siswanya sebanyak 46 orang (KB dan TK) Tahun Pelajaran (Tapel) 2021/2022. Sekolah dibawah pimpinan Sri Asmiati, S. Pd.I (selaku Kepala Sekolah), TK Yaa Bunayya merupakan salah satu sekolah pelaksana Program Sekolah Penggerak (PSP) dan ibu Sri Asmiati ini sekaligus adalah salah satu Pengajar Praktek Program Guru Penggerak (PGP).

Dalam sambutannya (Sri Asmiati, red) menyampaikan rasa syukur dan terima kasih-nya pada semua pihak yang telah bahu membahu mendukung dan menghadiri even tahunan yang paling di tunggu-tunggu oleh anak didik. Kesolidan/kekompakan tim guru, peran aktif komite dan semua wali murid, dukungan Yayasan, dinas terkait dan pemerintah tahun ini benar-benar teruji. Pasalnya even ini bersamaan dengan puncak PGP Angkatan 3 dan diklat-diklat Sekolah Penggerak (SP) Angkatan 2.

"Alhamdulillah acara (wisuda) ini lancar dan sukses, sehingga anak-anak berhasil menampilkan peformanya dengan maksimal. Siswa-siswi yang mendapat anugerah Bintang Prestasi dari TK B sebanyak 36 siswa terdiri dari 16 Orang Arrijal dan 20 orang Annisa bisa membuktikan kemampuannya di depan tim penguji, mengawali Uji Prestasi didepan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima dengan memberi soal dan hafalan surat-surat pendek," ujar Sri Asmiati.

Lanjut ibu Sri Asmiati ini, anak-anak TK B juga membuktikan kemampuan dalam mendemonstrasikan mental Aritmatika Sempoa, kemampuan baca Al Qur'an/Iqra’ dan baca buku cerita di depan Tim Penguji yang terdiri dari Ketua Himpaudi, Perwakilan Kementrian Agama dan Tim Bunda PAUD dihadapan Kepala Dinas, Yayasan, orang tua dan undangan yang hadir. "Gelar prestasi tersebut di berikan atas ketuntasan capaian belajar anak-anak rata-rata diatas iqra’2 bahkan 2 anak sudah masuk Al Qur'an. Dari 36 siswa ada 4 orang yang masih mau melanjutkan lagi di TK B agar lebih matang dan cukup umur naik jenjang SD.

Baik Kepala Sekolah maupun Ketua Yayasan menyampaikan pada wali murid bahwa sesungguhnya prestasi sebenarnya adalah bagaimana anak-anak bisa sukses dunia akhirat, menjadi anak yang sholeh-sholeha sebagaimana tema acara membentuk generasi berakhlakul karimah, cinta Qur’an dan bertauhid.

pada kesempatan tersebut turut mendapat gelar Prestasi siswa KB Yaa Bunayya sebagai anak yang mandiri sebanyak 10 siswa (siap naik jenjang TK) sedang beberapa siswa yang masih kurang umur akan di berikan pada even selanjutnya. Lebih menariknya lagi dari KB TK Yaa Bunayya bahwa salah satu Guru KB Yaa Bunayya menjadi satu-satunya CGP dari jenjang KB di Kota Bima. "KB TK Yaa Bunayya sudah membuktikan kiprahnya sejak awal berdiri sampai saat ini," tutupnya sambil menyampaikan terima kasih atas kehadiran kadis Dikbud dan Kementerian Agama, Tim Bunda Paud, Hj. Dewi Triyani, S. Sos, M. Si, Ibu Sekda, Kabid BPBD, Kasi Sarpras PAUD & PNFI, Kepala Hapkido serta undangan lain.

Sementara itu, pada sambutannya Kepala Dinas Dikbud Kota Bima Drs. Supratman, M. AP mengatakan bahwa TK Yaa Bunayya adalah sekolah yang sudah terseleksi dan terbukti sebagai sekolah inovatif dan mampu bersaing dengan sekolah lainnya, sehingga terpilih sebagai sekolah penggerak di Kota Bima ini.

"Jangan ragu para orang tua (wali murid) untuk menitip anak-anaknua untuk menuntun ilmu di KB TK Integral Yaa Bunayya Salama - Kota Bima ini dan insya Allah sekolah ini memiliki guru-guru hebat dan berinovasi serta tidak tidak ragukan kemampuannya. Ingat sekolah yang lolos sebagai pelaksana SP bukan dilihat dari fisik dan fasilitas sekolahnya, akan tetapi kualitas kepala sekolah dan guru-gurunya," singkat Supratman.

Kadis Dikbud ini juga menambahkan, bahwa sekolah KB TK Integral Yaa Bunayya Salama ini berlandaskan agama, karakter Tauhid yang dibangun dan insya Allah sukses dunia akhirat, tutup Supratman.

ا K ]

"Pantu Mbojo" Tampil Pada Wisuda SMPN 3 Kota Bima Tahun 2022

"Pantu Mbojo" Tampil Pada Wisuda SMPN 3 Kota Bima Tahun 2022
Acara Wisuda SMPN 3 Kota Bima Tahun 2022

Kota Bima, AlifMH.info - Cukup jauh dan berbeda dengan pelaksanaan acara wisuda dan pelepasan siswa-siswi Kelas IX Tahun Pelajaran (Tapel) 2021/2022 SMP Negeri 3 Kota Bima sebanyak 79 siswa pada Sabtu (11/06/2022) dengan menampilkan "Pantu Mbojo" (Pantun Bahasa Bima di iringi musik gambus).

Tampilan "Pantu Mbojo" tersebut ditampilkan oleh dua orang ibu-ibu dan pemain gambus satu orang (laki-laki) dan ternyata yang tampil tersebut merupakan rata-rata wali murid. Hal itu juga terbukti pada tampilan sebelumnya ditampilan dari group kasidah rabana yang dikolaobarasi dengan gambus, dan group tersebut juga ibu-ibu dari wali murid yang diwisuda Tahun 2022 ini.

Kepala SMPN 3 Kota Bima Muhtar, S. Pd dalam sambutannya mengatakan, alumni SMPN 3 Kota Bima ini sudah banyak yang sukses dan saat ini menduduki jabatan penting di pemerintahan seperti Taufikurrahman, S. Pd., M.Ap (Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima), Camat RasanaE Timur Muhammad Said, SE dan masih banyak pejabat lainnya.

Dirinya juga menghimbau kepada wali murid untuk mengajak wali murid lainnya untuk mensosialisasikan agar anak didiknya masuk disekolah ini (SMPN 3 Kota Bima). "Insya Allah sekolah ini mampu akan mencetak siswa untuk menjadi generasi yang cerdas, walaupun sekolah ini ada dipinggiran. Sekolah ini sama dengan SMP lainnya di Kota Bima dan tidak ada perbedaannya," ujar Muhtar.

Sebelum puncak acara prosesi wisuda tersebut, pihak sekolah menyampaikan nama-nama 10 besar peraih nilai rata-rata tertinggi, sbb:

Asyifa Safira dengan nilai 89,45

Sandi Fardiansyah dengan nilai 88,55

Julharis dengan nilai 88,27

Indana Zulfan dengan nilai 87,93

Wulandari dengan nilai 87,91

Keken Angelia Putri dengan nilai 87,54

Saptia Suci Bunga dengan nilai 87,54

Putri Swantica Wibawa dengan nilai   89,45

Sriyanti Aryani dengan nilai 87,38

Yuyun Rahayu dengan nilai 86,11

Acara pelepasan siswa yang dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Sekdis Dikbud) Kota Bima Taufikurrahman, Kepala SMPN 7 (kini sebagai Kasek SMPN 6),11 (kini kasek SMPN 7 Kobi) dan SMPN 13 Kota Bima serta Kepala SDN 48 Kumbe Arifin, S. Pd.

ا K ]

Thursday, June 9, 2022

Wisuda SMPN 10 Kota Bima Tahun 2022 Gunakan Bahasa Kolo

Wisuda SMPN 10 Kota Bima Tahun 2022 Gunakan Bahasa Kolo
Acara Wisuda SMPN 10 Kota Bima Tahun 2022

Kota Bima, AlifMH.info - SMP Negeri 10 Kota Bima Kamis (09/06/2022) melepas siswa Kelas IX SMP Negeri 10 Kota Bima sebanyak 60 siswa pada Tahun 2022. Pada pelepasan siswa tahun ini, mengangkat 'Tema' Dihari bahagiamu ini semoga menjadi langkah awal untuk mencapai hal-hal hebat dan membuat kami bangga.

Perbedaan pada acara pelepasan siswa di SMPN 10 Kota Bima cukup berbeda dengan sekolah-sekolah lainnya. Pasalnya, setiap kesempatan, seperti pembacaan pesan-kesan dari siswa setempat menggunakan bahasanya sendiri, yakni Bahasa Kolo, mungkin di Bina pada umumnya dikenal dengan bahasa khas daerahnya yakni "Bahasa Bima".

Tapi beda dengan Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota (ujung Utara Kota Bima) ini ternyata memiliki bahasa khasnya sendiri, yakni Bahasa Kolo. Menurut seorang toko masyarakat setempat Jaharudin pada Alif MH - Info bahwa Bahasa Kolo ini ditemukan sejak zaman Ana Faris (7 Bidari) sekitar pada Abad Ke-18 silam dan hingga kini sebagian dari masyarakat Kolo masih menggunakan bahasanya sendiri, walaupun keseharian banyak warga Kolo menggunakan bahasa Bima, jelas Jaharudin secara singkat.

Sementara itu, pada media ini, Kepala Suhardin, S. Pd., MM mengatakan bahasa khas Kolo ini sudah mulai punah dan sekitar 100 orang warga Kolo saja yang paham betul dan menggunakan Bahasa Kolo serta dalam usia senja. Sehingga untuk mempertahankan bahasa Kolo ini dalam pada Tahun Ajaran Baru 2022/2023 akan di masukkan dalam kurikulum, yakni dalam Mata Pelajaran (Mapel) Muatan Lokal. "Insya Allah bahasa Kolo ini akan di implementasikan dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), yakni pada pagi hari sebelum jam belajar mengajar di mulai. Bahasa Kolo dimaksud seperti kata 'semalamat pagi (Pai) , apa kabar (Marhaba), sore hari (Mbia ai) dan sebagainya akan digunakan," ujarnya saat diwawancarai saat menyadap santap siang.

Lanjut Suhardin, kebetulan disekolah ini ada sesepuhnya sekaligus toko Bahasa Kolo yakni bernama Jaharudin. Pak Jaharudin ini merupakan tenaga Tatap Usaha (TU) disekolah ini  dan beliaulah yang kami gunakan untuk mengajarkan bahasa yang mulai punah ini kepada generasi Kolo.

Sebelum pelaksanaan puncak acara wisuda tersebut, dengan pengalungan simbolis kepada seluruh siswa yang wisuda. Pihak sekolah memberikan piagam penghargaan kepada 10 siswa peraih nilai rata-rata tertinggi berdasarkan hasil ujian sekolah sbb:

Nur Evita Zalianti Kelas IX-B Nilai 93,9 

Salwa Rizka Kelas IX-A Nilai 93,7

Sumaya Kelas IX-A Nilai 91,4

Lastri Kelas IX Nilai 90,6

Vijratun Kelas IX-B Nilai 90,5

Vivian Rahmania Kelas IX-A Nilai 90,4

Nabilla Nursakinah Kelas IX-A Nilai 90,3

Dinda Siska Pertiwi Kelas IX-A Nilai 89,3

Sinta Kelas IX-A Nilai 88,7

Husen Kelas IX-B Nilai 88,4.

Acara pelepasan tersebut, dari pantauan media ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima yang diwakilkan kepada Koorwas Pendidikan Kota Bima Abd. Salam, S. Pd, Ketua Dewan Pendidikan Kota Bima Drs. Abdul Azis, S. Pd., M. Pd, Ketua MKKS SMP Kota Bima Hj. Nurmah, M. Pd yang juga Kepala SMPN 5 Kota Bima, dan beberapa Kepala SMP Negeri di Kota Bima seperti Kepala SMPN 1, 2, 3, 5, 6, 7, 8, 9, 11, 12, 13 dan 15.

ا K ]

Friday, June 3, 2022

Bima Terima 6 Sertifikat HAKI EBT Dari Kemenkumham

Penyerahan Sertifikat HAKI EBT Dari Kemenkumham

Kota Bima, AlifMH.info - Kabupaten Bima maupun Kota Bima dikenal dengan ragam Khazanah Kebudayaannya, namun untuk itu harus di buktikan dari pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) yang diterbitkan oleh Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI. Pasalnya, di Indonesia pada umumnya ada kesamaan budaya dan menurut salah satu daerah selain Bima bahwa jenis budaya itu milik daerah setempat. Sehingga untuk menurunkan imeks negatif tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) dengan menghadirkan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat di Gedung Seni Budaya (GSB) Kota Bima Kamis (02/06/2022) pagi.

Pada acara tersebut, dibuka secara langsung oleh Walikota Bima melalui Staf Ahli Drs. H. Alwi Yasin, M. AP didampingi Asisten I Drs. H. Abdul Gawis, Kepala Koperindag Abdul Haris, SE dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Drs. Supratman, M. AP. Juga dihadiri pihak Kepala Kantor Kemenkumham Wilayah NTB.

Usai sambutan Kepala Kantor Kemenhumkam Wilayah NTB Romi Yudianto melalui pejabat perwakilannya dan sambutan pembuka yang disampaikan oleh H. Alwi Yasin. Acara dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan pengajuan permohonan kekayaan intelektual yang dirangkaikan dengan penyerahan surat pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK), sebagai surat pencatatan inventarisi KIK Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) dalam rangka perlindungan Ekspresi Budaya Tradisional berdasarkan Undang - Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang hak cipta.

Adapun nama EBT yang diajukan oleh Kota Bima yakni:

Motif Nggusu Waru (Yayasan Samparaja, Nursakura, Yuyun UKM Dina, UKM Delvira Collection tenun, tenun dua putri M. Saleh dan Misbah dari Kelompok Tenun Oi Pempe).

Aksara Bima (Yayasan Meseum Samparaja Bima, Yayasan Mahkota Dana Mbojo, Dewan Kesenian Kota Bima, Dewan Kesenian Kabupaten Bima, Sanggar Paku Monca, Sanggar Bunga Samobo.

Hanta Ua Pua (Yayasan Meseum Samparaja Bima, Yayasan Mahkota Dana Mbojo, Komunitas Budaya Majelis Kebudayaan Mbojo, Dewan Kesenian Kota Bima dan Dewan Kesenian Kabupaten Bima).

Jompa Bima (Yayasan Meseum Samparaja Bima, Yayasan Mahkota Dana Mbojo, Komunitas Budaya Majelis Kebudayaan Mbojo, Dewan Kesenian Kota Bima dan Dewan Kesenian Kabupaten Bima).

Bo Sangaji Kai (Yayasan Meseum Samparaja Bima, Sanggar Paju Monca, Yayasan Mahkota Dana Mbojo dan Komunitas Budaya Majelis Kebudayaan Mbojo).

Motif Bunga Satako (Yayasan Samparaja, Nursakura, Yuyun UKM Dina, UKM Delvira Collection tenun, Tenun Dua Putri M. Saleh dan Misbah dari Kelompok Tenun Oi Pempe).

Keseluruhan cipta dimaksud diterbikan juga Nomor Pencatatan, berdasarkan wilayah/lokasi Bima Nusa Tenggara Barat dengan pelapor Munawar, M. Pd (Kabid Kebudayaan Dinas Dikbud Kota Bima) dan surat pencatatan inventarisasi ini di terbitkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang ditandatangani oleh Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan Intelektual Daulat Pandapotan Sititonga, SH, M. Hum.

Dengan kegiatan penyerahan Hak Cipta tersebut, pasti masyarakat Bima pada umumnya dan Kota Bima khususnya, pasti berharap semoga  Sertifikat HAKI EBT yang diterbitkan oleh Kemenkumham RI dapat dijadikan dokumen untuk generasi berikutnya dan Nusantara ini tahun bahwa 6 budaya tersebut milik Bima dan hal ini akan menjadi Ragam Khazanah Kebudayaan yang cukup banyak.

ا K ]

Tuesday, May 31, 2022

Pelepasan Siswa SDN 29 Tanjung, Dimeriahkan Atraksi Seni Budaya NTT

Pelepasan Siswa SDN 29 Tanjung, Dimeriahkan Atraksi Seni Budaya NTT
Atraksi Seni Budaya NTT pada Acara Pelepasan Siswa SDN 29 Tanjung Tahun Pelajaran (Tapel) 2021-2022

Kota Bima, AlifMH.info - SDN 29 Tanjung Kota Bima Selasa (31/05/2022) gelar pelepasan siswa-siswi Kelas VI Tahun Pelajaran (Tapel) 2021-2022. Pelepasan siswa Tahun 2022 sebanyak 90 siswa ( terdiri dari 41 putra dan 49 putri). Acara pelepasan yang dirangkaikan khantaman Al Qur'an  ini mengangkat Tema, Bergerak menuju Merdeka Belajar "Tingkatkan potensi dan prestasi, guna mewujudkan generasi cerdas, modern dan religius".

Sekolah yang biasa dikenal dengan slogan "Sekolah Kengge Motti" ini yang sebelumnya biasa digambarkan oleh Ikbal Tanjung, S. Pd (mantan guru olahraga sekolah setempat dan kini guru PJOK di SDN 21 Tolomundu Kota Bima), pada khataman Al Qur'an hanya diikuti oleh 40 siswa saja (30 putri dan 10 putra), sementara siswa lainnya kurang lebih 10 orang siswa menganut agama lain (Non Muslim).

Pelepasan siswa Tahun ini dimeriahkan dengan beberapa tampilan dan atraksi seni budaya seperti Senam Pelajar Pancasila, Senam Kreasi, Tari Mbongi Monca, Tari Bolly Wood "Dil Laga Liya", Parade Puisi, Tampilan Nasyid,Tarian Kun Anta (Tarian Islami). Sementara tidak kalah sainnya yakni antraksi seni budaya dari daerah lainnya yakni Nusa Tenggara Timur (NTT) seperti Tarian Ja'i Bajawa (dari Sumba - NTT) dan Dance Dealamo (dari Manggarai Barat - NTT), kedua tarian ini masing-masing diperagakan oleh siswa asal NTT yang bersekolah di Sekolah Kengge Motti ini.

Dalam sambutan Plt. Kepala SDN 29 Tanjung Kota Bima Arif. S. Pd dalam puisinya mengatakan, guru baru sekolah baru cari guru yang ringan tangan, kalau bertemu guru yang baru guru yang lama jangan dilupakan. Pak Jani pergi kesawah sungguh indah padi yang menguning walaupun kita akan berpisah jangan pernah melupakan SDN Kengge Motti, ujar singkat bang Arif ini.

Dalam acara pelepasan tersebut, panitia pelaksana Jauhar membacakan ke 12 siswa peraih nilai rata-rata tertinggi per kelasnya masing-masing (tiga besar per kelas) sbb:

Kelas VI - A:

Qurani Oktavia Yusria.

Nur Wahdania.

Najwa Amali.

Kelas VI - B:

Amelia.

Nilai Putri Yani.

Lis Humaira

Kelas VI - C:

Maria Aprilia Benu.

Raisyah Azzahra

Muhammad Arifin.

Kelas VI - D:

Ratu Altheta.

Melsin Wati Ina

Ikhtiar Maurid.

Pelepasan siswa Kelas VI tersebut, juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima yang diwakilkan pada Kasi Kurikulum Endang Kurniati, M. Pd, anggota Dewan Pendidikan, mantan Kepala SDN 29 Tanjung Rustam, S. Pd (pensiunan), Ketua Forum Guru Olahraga Kota Bima Ikbal Tanjung, S. Pd dan Ketua Komite sekolah setempat.

ا K ]

Wednesday, February 23, 2022

Kasad Terima Gelar Adat Sasak Prawireng Jayeng Bhuwane

Kasad Terima Gelar Adat Sasak Prawireng Jayeng Bhuwane
Kasad Terima Gelar Adat Sasak Prawireng Jayeng Bhuwane

Jakarta, AlifMH.info -  Prawireng Jayeng Bhuwane adalah penganugerahan gelar kehormatan dari masyarakat suku Sasak yang bermakna Panglima Perang yang bertugas menjaga keutuhan negara dan gelar tersebut dianugerahkan kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E.,M.M., dalam kunjungan kerjanya di wilayah Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Senin kemarin (21/2/2022).

Penganugerahan gelar tersebut diberikan oleh Ketua Majelis Adat Sasak H. Lalu Wiratmaja, S.H.,  mewakili masyarakat Suku Sasak kepada Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai warga kehormatan Suku Sasak.

Dalam sambutannya setelah menerima gelar adat Prawireng Jayeng Bhuwane, Kasad Jenderal Dudung Abdurachman mengungkapkan rasa bangga dan haru karena merupakan pertama kalinya sepanjang hidupnya mendapatkan anugerah kehormatan sebagai bagian dari suku lain yang ada di Indonesia.

"Saya ucapkan  terima kasih yang sebesar-besarnya, semoga di bawah kepemimpinan para pejabat di sini dan tokoh masyarakat Suku Sasak dapat memberikan ketenteraman, keamanan dan kedamaian kepada masyarakat NTB dalam menjalankan kehidupan demi tegaknya NKRI, " ucap Kasad.

Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam kunjungannya di Provinsi Nusa Tenggara Barat didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Rahma Dudung Abdurachman disambut langsung oleh Gubernur Provinsi NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E , M.Sc., Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, S.E.,M.M., Danrem 162/WB Brigjen TNI Lalu Rudy Irham Srigede beserta unsur Forkopimda.

Selain menerima gelar adat dari Majelis Adat Sasak, juga melaksanakan peninjauan vaksinasi dan pemberian sembako di Ponpes Al Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat.

[ ا MF ]

Inspiration

Figure

Techno