Menteri Bintang: Mendongeng Alternatif Pengasuhan Anak di Masa Pandemi - Alif MH - Info

Monday, February 15, 2021

Menteri Bintang: Mendongeng Alternatif Pengasuhan Anak di Masa Pandemi

Menteri Bintang: Mendongeng Alternatif Pengasuhan Anak di Masa Pandemi
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga

Jakarta, AlifMH.info - Berdasarkan Siaran Pers Nomor: B-025/SETMEN/HM.02.04/02/2021 (Sabtu, 13/02/2021), Membacakan dongeng dan bercerita pada anak merupakan stimulasi yang sangat baik bagi perkembangan otak, imajinasi, kemampuan berbahasa, dan mengolah emosi bagi anak. Hal ini menjadi penting dilakukan terutama dalam masa tumbuh kembang anak yang harus menjadi perhatian kita semua.

 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga dalam sambutannya pada Webinar Dongeng Nusantara Yayasan Atsanti yang mengusung tema ”Dongeng Nusantara dalam Tumbuh Kembang Anak dan Keluarga Indonesia” menyampaikan bahwa mendongeng dapat menjadi cara untuk menguatkan ikatan batin antara anak dengan orang tua atau pengasuhnya. Terutama dalam masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan anak belajar dari rumah, mereka tentunya sudah merasa bosan, resah, dan khawatir dengan situasi yang tidak menentu ini.

 

“Menjaga anak-anak dari keterpaparan Covid-19 memang harus menjadi prioritas. Meskipun demikian, tumbuh kembang anak juga harus menjadi perhatian utama sebab periode tumbuh kembang anak ini tidak dapat terulang. Banyak sekali manfaat yang didapat dari bercerita dan mendongeng bagi anak, khususnya dalam menunjang tumbuh kembang anak dan menghadirkan nilai-nilai keteladanan dan kebahagiaan dalam keluarga,” tutur Menteri Bintang.

 

Lebih lanjut Menteri Bintang mengatakan tidak hanya itu, melalui mendongeng orang tua juga bisa mengajarkan kekayaan budaya dan tradisi dari seluruh nusantara. Salah satu kekayaan nusantara yang wajib dijaga dan dilestarikan adalah dongeng atau cerita rakyat Indonesia.

 

“Untuk itu, bagi orang tua dan pengasuh marilah kita bersama-sama memanfaatkan kesempatan ini untuk menjadikan momen kebersamaan bersama anak sebagai proses berharga untuk menguatkan kembali relasi dengan anak-anak kita. Terpusatnya hampir seluruh aktivitas di rumah bisa kita manfaatkan untuk membangun kelekatan emosional dengan anak dengan cara komunikasi dengan anak secara terbuka, menjadi pendengar yang baik, beraktivitas bersama-sama dengan anak, salah satunya melalui bercerita atau mendongeng,” ujar Menteri Bintang.

 

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Yayasan Atma Nusantara Jati (Atsanti) ini. Ke depannya semoga kita dapat terus bekerja sama, bergandengan tangan, dan berkolaborasi dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, khususnya dalam program mendongeng nusantara yang akan dilaksanakan oleh Yayasan Atsanti, dan sekaligus juga dapat menghadirkan dongeng-dongeng pahlawan perempuan dari seluruh Nusantara yang dapat dicontoh dan diteladani generasi masa depan bangsa.

 

Sementara itu, Ketua Yayasan Atsanti, Nilo Wardhani mengatakan Webinar Dongeng Nusantara Yayasan Atsanti dengan tema ”Dongeng Nusantara dalam Tumbuh Kembang Anak dan Keluarga Indonesia” merupakan rangkaian dari Peringatan Hari Ulang Tahun Yayasan Atsanti yang pertama.

 

“Setahun kami berjalan, kami berupaya mewujudkan visi dan misi Yayasan Atsanti untuk menjadi jembatan antar generasi terdahulu dan sekarang. Kami juga berkomitmen untuk membuat berbagai aktivitas dan menjadi wadah bagi para pecinta budaya melalui dongeng dan dongeng nusantara. Hal ini semata-mata sebagai wujud cinta kami dalam upaya melestarikan warisan budaya melalui dongeng,” ujar Dhani.

 

Dhani menambahkan kita semua lahir sebagai pencerita, anak-anak juga pasti senang untuk mendengarkan cerita dan dongeng. “Kita semua tahu bahwa Indonesia kaya akan dongeng cerita rakyat, melalui dongeng nusantara ini pula kita bisa memberikan pesan moral dan nilai-nilai kepada anak-anak kita, sekaligus kita dapat menggugah minat anak tentang warisan budaya Indonesia. Saat ini kita punya banyak waktu di rumah bersama keluarga karena masih dalam masa pandemi Covid-19. Pada momen ini, kami sekaligus ingin mengajak keluarga dan guru untuk bersama-sama menjadi jembatan seperti Yayasan Atsanti dalam melestarikan budaya Indonesia melalui dongeng nusantara kepada anak,” tambah Dhani.

 

ا MF ]

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda