Mencermati Bang Lingstra, Panglima TNI Minta TNI AU Ambil Peran untuk Kepentingan Nasional - Alif MH - Info

Saturday, February 20, 2021

Mencermati Bang Lingstra, Panglima TNI Minta TNI AU Ambil Peran untuk Kepentingan Nasional

Mencermati Bang Lingstra, Panglima TNI Minta TNI AU Ambil Peran untuk Kepentingan Nasional
Pidato Panglima TNI Marsekal TNI DR. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.P, di TNI AU

Jakarta, AlifMH.info - Panglima TNI Marsekal TNI DR. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.P, menegaskan, dinamika perkembangan lingkungan strategis (Lingstra) sangat mempengaruhi aspek pertahanar dan tugas pokok TNI. Dalam kondisi tertentu Lingstra juga telah melahirkan persaingan ketegangan dan konflik antar negara maupun kawasan.

 

Disisi lain persaingan dan ketegangan juga mendorong lahirnya teknologi dan inovasi baru seperti internet, yang akhirnya memunculkan sistem senjata sosial yang bersifat non weapon leathal namur berdampak sangat luar biasa.

 

Menyampaikan pembekalan pada peserta Rapim TNI AU tahun 2021, Panglima TNI menekankan agar TNI AU mencermati fenomena tersebut, sekaligus mampu mengambi peluang positif untuk kepentingan nasional. Menurut Panglima TNI, saat ini sistem senjata sosial sudah digunakan untuk tujuan tertentu yang dapat mengancam stabilitas nasional suatu negara, seperti perekruitan teroris, radikalisme dan bahkan digunakan untuk menanamkan ketidak percayaan masyarakat kepada pemerintah.

 

Melihat fenomena tersebut, Panglima TNI menaruh harapan besar agar TNI AU merespon perkembangan Linsgtra, termasuk bagaimana membangun Alutsista yang tepat, bagaimana mengatur taktik dan strategi tempur serta membangun Doktrin yang akomodatif. "Yang penting sekarang bagaimana TNI AU melaksanakan operasi informas dengan menggunakan sistem senjata sosial yang dimiliki, yang harus terus didayagunakan sebagai satu kekuatan," kata Panglima TNI.

 

Terkait dengan pesan presiden Ir. Joko Widodo agar TNI membantu penanganan covid19 dan pemulihan ekonomi nasional, Panglima TNI minta agar TNI AU mendukung pelaksanaan protokol Kesehatan melalui gerakan 3M dan 3T.

 

Dalam konteks ini, TNI AU perlu mengintensifkan peran dari Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) di satuan-satuan. Langkah ini penting untuk meredam ketegangan sosial yang merupakar prasarat terwujudnya stabilitas nasional yang mantab, sehingga pertumbuhan ekonomi bisa meningkat.

 

Panglima TNI menambahkan, sesungguhnya TNI sudah mempunyai konsep membangun stabilitas nasional yaitu Pembinaan Teritorial (Bintar). Binter sangat penting untuk menghadapi sistem senjata sosial. "Ancaman senjata sosial tidak perlu dihadap dengan senjata rudal, tapi harus dihadapi dengan Binter, untuk membina Ruang Alat dar Kondisi (RAK) Juang yang Tangguh," Ujar Panglima TNI, sembari menjelaskan kalau Aspotdirga Kasau dan Kadisbintalidau punya peran sentral dalam tugas ini.

 

Binter di TNI AU dalam rangka mewujudkan situasi geografis, demografis dan sistem sosial berupa wilayah pertahanan udara (Wilud) untuk menyiapkan mandala operasi bila diperlukan. Pembinaan demografi sebagai alat kekuatan komponen utama, cadangar, dan pendukung yang bisa diorganisir bekerja efektif, serta kondisi dinamis masyarakat yang tangguh dalam bermasyarakat dan bernegara.

 

"Dengan Binter yang baik, saya optimis akan terbentuk Ruang Alat dan Kondisi juang yang Tangguh, dan ini menjad prasarat terciptanya stabilitas nasional yang mantap, sehingga kalau ini tercapai maka apa yang diharapkan Presiden bakal terwujud," tegas Panglima TNI.

 

ا MF ]

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda